Kabar Gembira dari Jambi: Kolaborasi Warga dan SKK Migas Dongkrak Lifting Nasional

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jambi, ruangenergi.com — Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melaporkan keberhasilan pengiriman minyak mentah hasil produksi masyarakat melalui skema kolaborasi UMKM, badan usaha, dan KKKS di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Pada 28 Mei 2026, UMKM PT Batanghari Sinar Energi berhasil mengirimkan sebanyak 15 truk crude oil atau setara 1.050 barel menuju tangki penampungan di Tempino, Jambi. Selanjutnya, minyak tersebut dipompakan ke Master Gathering Station (MGS) Pertamina EP Tempino untuk diproses lebih lanjut.

“Alhamdulillah, ini menjadi good news bagi kita semua. Sinergi antara masyarakat, badan usaha, KKKS, Pertamina, dan SKK Migas mulai menunjukkan hasil nyata dalam mendukung peningkatan lifting nasional,” ujar Djoko Siswanto dalam laporannya kepada Menteri ESDM, Wakil Menteri ESDM, Komwas SKK Migas, dan jajaran pimpinan terkait, Jumat (30/5/2026), seperti diceritakan kepada ruangenergi.com.

Keberhasilan ini juga ditopang peningkatan kapasitas fasilitas unloading di Tempino. Jika sebelumnya hanya mampu melayani satu truk secara bergantian, kini fasilitas tersebut sudah dapat melakukan bongkar muat dua truk sekaligus, sehingga proses distribusi crude oil menjadi lebih cepat dan efisien.

Djoko menegaskan, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar minyak produksi masyarakat di wilayah Sumatera dapat terus terserap melalui pola kerja sama yang terintegrasi.

“Mohon doa dan dukungan agar seluruh minyak masyarakat bisa ditampung melalui kerja sama Masyarakat, BKU, dan KKKS. Insya Allah ini menjadi berkah bersama,” katanya.

Semangat kolaborasi yang dibangun antara Pertamina, BKU, masyarakat, dan SKK Migas dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional di tengah tantangan penurunan alamiah lapangan minyak tua.

Dengan semakin terbukanya jalur penyaluran minyak rakyat ke fasilitas resmi, pemerintah berharap kontribusi lifting nasional dapat terus meningkat.

“Insya Allah bersama kita bisa. Lifting naik, bisa… bisa… bisa,” tutup Djoko penuh optimisme.