Jakarta, ruangenergi.com – PT MRT Jakarta menjajaki kerja sama strategis dengan Institut Teknologi PLN (ITPLN) yang mencakup program magang mahasiswa hingga kolaborasi inovasi teknologi. Kerja sama ini diharapkan segera dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
Wakil Rektor III ITPLN, Ishvandono Yunaini, mengatakan peluang kolaborasi tersebut terbuka luas karena kesesuaian bidang keilmuan di ITPLN dengan kebutuhan operasional MRT Jakarta, baik sistem kelistrikan yang menjadi tulang punggung transportasi massal tersebut, konstruksi, sistem informatika hingga geospasial.
Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada program magang mahasiswa, tetapi juga pengembangan inovasi dan penyelesaian berbagai permasalahan teknis maupun non-teknis yang dihadapi MRT Jakarta.
“Objek kerja samanya sudah cukup jelas, dimulai dari kegiatan magang hingga inovasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera dituangkan dalam perjanjian kerja sama,” ujar Ishvandono saat menerima tim MRT Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan ITPLN memiliki kedekatan ekosistem dengan PT PLN sehingga berpotensi memberikan kontribusi dalam penyelesaian persoalan terkait penyediaan daya listrik yang dibutuhkan sistem transportasi MRT. Tidak hanya itu, ITPLN konsisten menjalankan program magang untuk mahasiswanya di sejumlah industri besar.
Program magang selama lima bulan penuh ini diharapkan bisa berkolaborasi erat dengan PT MRT Jakarta agar mahasiswa dapat terjun langsung membantu kegiatan operasional maupun proyek yang sedang berjalan di MRT Jakarta.
“Mahasiswa kami magang selama lima bulan penuh. Ini kesempatan besar bagi mereka untuk terlibat langsung membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di MRT, tentu dengan pendampingan dosen pembimbing,” imbhunya.
Ishvandono menilai pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pengembangan riset maupun inovasi yang dilakukan dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus. Selain itu, program tersebut juga diharapkan meningkatkan kompetensi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
Ia menambahkan seluruh mahasiswa ITPLN juga didorong untuk memiliki sertifikat kompetensi sehingga pengalaman magang di industri menjadi nilai tambah saat mereka lulus.
“Tempat magang menjadi ruang penting untuk menguji kompetensi mahasiswa. Harapannya, ketika lulus mereka benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” katanya.
Dari pihak MRT Jakarta, Kepala Departemen Knowledge and Innovation MRT Jakarta, Jelita Widuri Yati mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat budaya inovasi.
Menurut dia, MRT Jakarta tidak hanya berperan sebagai operator transportasi publik, tetapi juga mengembangkan kawasan berbasis transit (Transit Oriented Development/TOD), integrator transportasi, serta layanan konsultansi.
“Untuk mencapai mandat tersebut, MRT Jakarta tidak bisa hanya menjalankan bisnis seperti biasa. Kami harus terus melakukan improvement dan inovasi,” kata Jelita.
Sejak 2019, MRT Jakarta mulai mendorong budaya inovasi internal. Kemudian pada 2023 MRT Jakarta meresmikan laboratorium inovasi bernama CABIN atau Collaboration Area for Projectual Innovation.
Laboratorium ini menjadi wadah untuk mengembangkan ide, mempercepat implementasi inovasi, serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk universitas.
Specialist Knowledge and Innovation Management Department MRT Jakarta Annisa Ayu Nindyaningrum menambahkan, MRT Jakarta juga membuka peluang inovasi melalui pendekatan open innovation dengan mitra eksternal, termasuk dengan ITPLN.
Menurut dia, kolaborasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari program magang berbasis proyek, riset terapan bersama, hingga uji coba produk inovasi.
“Mahasiswa nantinya bisa langsung mengerjakan studi kasus dari proyek yang ada di MRT. Kami berharap kolaborasi ini menghasilkan value creation yang saling menguntungkan bagi kedua pihak,” kata Annisa.
ITPLN dan MRT Jakarta berharap penjajakan kerja sama ini segera berlanjut pada implementasi program nyata, baik dalam kegiatan magang mahasiswa, penelitian bersama, maupun pengembangan inovasi untuk meningkatkan layanan transportasi perkotaan.


