SKK Migas Umumkan Kabar Gembira: Lapangan Gas Wain Siap Beroperasi Juni 2026

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Balikpapan, Kaltim, ruangenergi.com-Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Setelah melalui berbagai tantangan mulai dari persoalan internal perusahaan, kendala pendanaan, hingga gangguan sosial yang menyebabkan proyek berulang kali mengalami keterlambatan, pengembangan Lapangan Gas Wain di Kalimantan Timur akhirnya menunjukkan hasil positif.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan bahwa KKKS PT Indo Sino yang mengelola Wilayah Kerja Wain telah berhasil menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi gas beserta jaringan pipa penyalur yang menghubungkan lapangan gas dengan Kilang Balikpapan.

Momentum penting terjadi setelah sumur KUD-1 yang dilakukan re-entry berhasil menjalani uji produksi dengan hasil menggembirakan. Dalam pengujian selama 24 jam, sumur tersebut mampu menghasilkan gas sekitar 6 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari salah satu lapisan reservoir yang telah dibuka.

“Reservoir Lapangan Wain memiliki beberapa lapisan yang mengandung gas. Saat ini pengujian produksi terhadap lapisan-lapisan lainnya masih terus dilakukan untuk mengetahui potensi produksi secara keseluruhan,” ujar Djoko dalam laporannya.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting karena gas yang diproduksikan dari Lapangan Wain direncanakan langsung dialirkan ke Kilang Balikpapan guna mendukung kebutuhan energi dan operasional kilang. Dengan selesainya fasilitas produksi dan jaringan pipa, proyek tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum diresmikan.

SKK Migas menargetkan peresmian aliran gas perdana dari Lapangan Wain dapat dilakukan pada pertengahan Juni 2026, menandai dimulainya kontribusi lapangan tersebut terhadap peningkatan pasokan gas domestik.

Pencapaian ini juga menjadi bukti ketahanan industri hulu migas nasional dalam menghadapi berbagai tantangan proyek. Di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional, keberhasilan Lapangan Wain diharapkan dapat memberikan tambahan pasokan energi sekaligus mendukung target peningkatan lifting migas Indonesia.

“Mohon doa agar seluruh proses berjalan lancar, aman, dan selamat,” demikian pesan yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Keberhasilan proyek ini menambah daftar kabar baik bagi industri hulu migas Indonesia yang terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional melalui pengembangan lapangan-lapangan baru dan optimalisasi aset yang telah ada.

Bersama Kita Bisa. Lifting Naik, Bisa… Bisa… Bisa!