EMP Tancap Gas di Awal 2026: Penjualan Melonjak 17%, EBITDA Meroket 29%

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com– PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) membuka tahun 2026 dengan catatan kinerja yang menggembirakan. Perusahaan migas nasional ini mencatat pertumbuhan pada hampir seluruh indikator keuangan utama sepanjang kuartal pertama 2026, menandakan keberhasilan strategi operasional dan investasi yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada 9 Juni 2026, EMP membukukan penjualan bersih sebesar US$136,9 juta, naik 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lebih impresif lagi, EBITDA perusahaan melonjak 29% menjadi US$94 juta, mencerminkan efisiensi operasional yang semakin kuat di tengah dinamika industri energi global. Sementara itu, laba bersih turut meningkat menjadi US$18,3 juta atau tumbuh 2% secara tahunan.

Direktur Utama dan CEO EMP, Syailendra S. Bakrie, menilai capaian tersebut merupakan hasil dari pengelolaan portofolio aset yang solid dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk terus mengembangkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan migas sepanjang 2026.

“Perbaikan kinerja pada kuartal pertama mencerminkan kondisi yang baik atas portofolio yang kami kelola. Kami akan terus berinvestasi untuk mendukung peningkatan produksi dan cadangan migas perusahaan,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur Utama sekaligus CFO EMP, Edoardus Ardianto, menegaskan bahwa perusahaan tetap menjaga disiplin finansial dalam mendukung ekspansi bisnis. Dana hasil penerbitan obligasi rupiah pada kuartal pertama 2026, kata dia, akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja sekaligus meningkatkan fleksibilitas arus kas perusahaan.

Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperkuat struktur keuangan EMP di tengah kebutuhan investasi yang terus meningkat, sekaligus mengurangi beban keuangan secara keseluruhan.

Dengan kombinasi pertumbuhan pendapatan dua digit, peningkatan profitabilitas, dan dukungan pendanaan yang lebih kuat, EMP menunjukkan sinyal positif bahwa sektor hulu migas nasional masih memiliki ruang pertumbuhan yang menjanjikan. Jika tren ini berlanjut, tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu periode terbaik bagi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.