Hot News dari Kepala SKK Migas Djoko Siswanto: Medco Resmi Gandeng UMKM, Serap Minyak Sumur Masyarakat Hingga 3.000 BOPD

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com- Langkah konkret integrasi produksi minyak masyarakat ke dalam sistem industri hulu migas nasional kembali bergulir. Setelah sebelumnya dilakukan oleh Pertamina, kini giliran Medco E&P Grissik Ltd. yang resmi menandatangani perjanjian kerja sama serupa.

Penandatanganan yang berlangsung di The Energy Building, Jakarta, Senin (20/4/2026), menandai kolaborasi antara Medco dengan UMKM PT Keban Berkah Energi dalam penyerapan minyak dari sumur masyarakat.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan produksi nasional sekaligus memberikan ruang legal bagi pengelolaan sumur masyarakat.

“Alhamdulillah, setelah Pertamina, pagi ini giliran Medco menandatangani kontrak kerja sama untuk menerima minyak dari sumur masyarakat melalui UMKM PT Keban Berkah Energi,” ujar Djoko dalam sambutannya seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Pada tahap awal, produksi yang akan diserap mencapai sekitar 500 barel minyak per hari (BOPD). Namun, angka ini diproyeksikan meningkat signifikan seiring optimalisasi pengelolaan dan dukungan teknologi.

“Ke depan, produksinya dapat ditingkatkan hingga di atas 3.000 BOPD,” tambahnya.

Kerja sama ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menjembatani aktivitas produksi minyak masyarakat yang selama ini berjalan secara informal. Dengan skema kemitraan bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), minyak yang dihasilkan kini dapat masuk ke rantai pasok resmi dan berkontribusi langsung terhadap lifting nasional.

Selain aspek produksi, model ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM sebagai agregator dan pengelola operasional di lapangan.

SKK Migas menegaskan bahwa pola kolaborasi ini akan terus diperluas ke wilayah lain sebagai bagian dari upaya mengejar target produksi migas nasional sekaligus menciptakan tata kelola yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan masuknya Medco dalam skema ini, sinyal kuat terlihat: integrasi sumur masyarakat bukan lagi wacana, melainkan sudah menjadi bagian nyata dari strategi energi nasional.