Blora, Jawa Tengah, ruangenergi.com-Koperasi Blora Migas Energi resmi memulai pengiriman perdana minyak dari Desa Plantungan, Kabupaten Blora, ke Pertamina pada Senin (12/5). Langkah ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran masyarakat dan koperasi daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menerima laporan bahwa pengiriman awal dilakukan menggunakan empat unit truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.
“Alhamdulillah, hari ini Koperasi Blora Migas Energi mulai mengirimkan minyak dari Desa Plantungan, Blora, ke Pertamina. Pengiriman dilakukan menggunakan empat truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah,” ujar Djoko Siswanto dalam keterangannya, Senin, diceritakan kepada ruangenergi.com.
Ia menilai dimulainya pengiriman tersebut merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, koperasi, pemerintah daerah, dan industri hulu migas mampu menciptakan ekosistem energi yang produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini mendorong pengelolaan potensi migas rakyat agar lebih tertata, aman, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
“Atas bantuan dan dukungan semua pihak, kami menyampaikan terima kasih. Ini menjadi langkah awal yang baik bagi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis energi di Blora,” tambahnya.
Kabupaten Blora sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil minyak tua di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam industri migas nasional. Kehadiran koperasi energi lokal dinilai dapat membuka peluang baru bagi pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi produksi migas domestik.
Pengiriman perdana ini diharapkan menjadi awal dari distribusi yang berkelanjutan dan memperkuat sinergi antara koperasi daerah dengan industri energi nasional.


