Jakarta, ruangenergi.com— Gangguan kelistrikan sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada Jumat (22/5) akibat terganggunya jaringan transmisi tegangan tinggi milik PT PLN (Persero). Cuaca buruk disebut menjadi penyebab utama insiden tersebut.
PLN menjelaskan, gangguan terjadi pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai yang berada di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Jalur ini merupakan salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Sumatra.
“Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto.
PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pasokan listrik di wilayah terdampak. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut memastikan gangguan pada jaringan transmisi telah berhasil diatasi.
Meski demikian, proses pemulihan sistem pembangkit masih dilakukan secara bertahap untuk memastikan pasokan listrik kembali normal dengan aman dan stabil.
“Tim PLN terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal,” lanjut Gregorius.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memantau perkembangan informasi resmi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi perusahaan.
Gangguan sistem kelistrikan akibat cuaca ekstrem memang menjadi tantangan tersendiri bagi jaringan transmisi bertegangan tinggi, terutama di wilayah dengan kondisi cuaca yang cepat berubah seperti Sumatra bagian tengah. PLN memastikan seluruh personel siaga terus bekerja di lapangan guna mempercepat normalisasi sistem.

