Pulihkan Ekosistem Maritim, Pertamina Trans Kontinental Transplantasi 300 Fragmen Karang dan Konservasi Biota Laut di Pulau Pramuka

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Kepulauan Seribu, ruangenergi.com – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menginisiasi pelestarian ekosistem maritim di Perairan Tanjung Elang, Pulau Pramuka, Taman Nasional Kepulauan Seribu, Kamis (18/6), sebagai rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Bersama masyarakat pesisir setempat, puluhan Perwira Pekerja PTK melakukan transplantasi 300 fragmen karang, konservasi 40 ekor ikan nemo serta 40 anemon laut ke habitat alaminya.

VP Legal & Relations PTK Amran Reza menjelaskan bahwa kegiatan keanekaragaman hayati laut (marine biodiversity) merupakan bagian dari komitmen PTK dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem maritim. Aksi ini sejalan dengan lini usaha PTK yang bergerak pada sektor kemaritiman dan bersinggungan langsung dengan ekosistem laut.

“Seluruh pilar bisnis PTK beroperasi dan bersinggungan langsung dengan laut. Oleh karena itu, perlindungan marine biodiversity bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan komitmen perusahaan yang terintegrasi dengan strategi bisnis operasional PTK demi memastikan ekosistem maritim tetap aman, sehat, dan berkelanjutan,” jelas Amran.

Pada program tersebut, PTK bersinergi dengan masyarakat pesisir setempat. Hal ini dilakukan sebagai upaya edukasi serta kolaborasi dalam menjaga ekosistem laut, sebagai upaya mendukung keberlanjutan wisata bahari dan sektor perikanan yang menjadi penggerak ekonomi utama masyarakat Pulau Pramuka.

Seperti diketahui, Pulau Pramuka yang menjadi bagian dari Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi unggulan nasional. Karena itu, pentingnya peningkatan terumbu karang, serta keragaman jenis ikan dan anemon laut akan mendukung keberlanjutan ekosistem maritim. Hal ini, pada akhirnya memiliki efek ganda (multiplier effect) yang kuat untuk memajukan kelestarian dan keragaman hayati, perekonomian, hingga kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pelestarian ekosistem maritime ini sejalan dengan komitmen PTK dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 14 tentang ekosistem bawah laut serta SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, aksi nyata ini juga mencerminkan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta nilai keberlanjutan yang diusung oleh PTK dalam setiap aktivitas operasional bisnisnya.

“Sejalan dengan komitmen PTK dalam memaknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PTK yang bergerak pada industri maritim turut berupaya menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati, menjaga ekosistem maritim, serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” jelas Amran.