Pertamina Tembus Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Sinyal Kuat Ketahanan Energi RI Makin Kokoh

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com-Di tengah tekanan geopolitik global, volatilitas harga energi, dan tuntutan transisi menuju energi bersih, PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan posisinya sebagai pemain utama di kawasan Asia Tenggara. Tahun ini, Pertamina sukses menempati peringkat ketiga dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026, sebuah capaian yang bukan sekadar prestasi korporasi, tetapi juga cerminan kekuatan Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Pengakuan bergengsi itu diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dalam acara Executive Dinner dan Awarding Fortune Southeast Asia 500 di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Bagi Pertamina, posisi elite di daftar perusahaan terbesar Asia Tenggara itu menjadi bahan bakar baru untuk terus memperkuat fondasi bisnis sekaligus menjawab tantangan energi masa depan.

“Pertamina menjalankan strategi pertumbuhan ganda, yakni memaksimalkan bisnis existing dan membangun bisnis rendah karbon. Ini penting agar ketahanan energi dan transisi energi dapat berjalan beriringan,” ujar Oki.

Strategi ini menjadi krusial di saat dunia energi tengah bergerak menuju keseimbangan baru: antara menjaga pasokan energi fosil tetap stabil dan mempercepat pengembangan energi hijau.

Tak hanya bicara bisnis, Pertamina juga terus mengedepankan prinsip 4A + 1S dalam menjamin pasokan energi nasional: Availability (ketersediaan), Accessibility (kemudahan akses), Affordability (harga terjangkau), Acceptability (mutu dan penerimaan), serta Sustainability (keberlanjutan).

Prinsip ini menjadi fondasi penting bagi Pertamina dalam memastikan BBM dan energi lainnya tetap mengalir ke seluruh pelosok negeri, dari kota besar hingga wilayah terpencil.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah besar.

“Semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab kami untuk memastikan energi tersedia, terjangkau, dan dapat diandalkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Baron.

Menurutnya, pengakuan regional ini menjadi momentum penting bagi Pertamina untuk terus berinovasi dan memperkuat daya tahan perusahaan di tengah perubahan lanskap energi global yang semakin dinamis.

Dengan capaian ini, Pertamina menunjukkan bahwa perusahaan energi nasional tidak hanya mampu bersaing di tingkat regional, tetapi juga memainkan peran strategis sebagai tulang punggung energi Indonesia—baik hari ini maupun di masa depan.