Pertamina Buka Program UMiMAX 2026, Warga Terdampak PHK hingga Guru Honorer Bisa Dapat Modal Usaha

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

JAKARTA — Di tengah tantangan ekonomi dan tingginya angka pengangguran, PT Pertamina kembali menghadirkan solusi pemberdayaan ekonomi melalui program UMiMAX (Ultra Mikro Pertamina Aksi). Program ini menjadi salah satu upaya nyata perusahaan energi pelat merah itu dalam membantu masyarakat bangkit lewat usaha ultra mikro.

Lewat UMiMAX, Pertamina tidak sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga menyalurkan paket sarana usaha, pelatihan keterampilan bisnis, hingga pendampingan pengembangan usaha agar penerima manfaat mampu membangun usaha yang berkelanjutan.

Ada empat jenis usaha yang bisa dipilih dalam program ini, yakni kopling (kopi keliling), warmindo, mini ATM, dan fried chicken. Model usaha tersebut dipilih karena dinilai memiliki peluang pasar luas dan bisa dijalankan dengan modal yang relatif terjangkau.

Program ini terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi, khususnya mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), guru honorer, penyandang disabilitas, hingga masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan yang memenuhi persyaratan.

UMiMAX menjadi salah satu langkah strategis Pertamina dalam memperluas dampak sosial perusahaan, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor informal yang produktif.

Untuk Batch 2 tahun 2026, cakupan program masih difokuskan di sejumlah wilayah dengan jumlah penduduk pra sejahtera tertinggi berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Sumatera Utara.

Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran melalui situs resmi UMiMAX Pertamina di umimaxpertamina.org.

Dengan pendekatan pemberdayaan berbasis usaha mikro ini, Pertamina berharap UMiMAX bisa menjadi jalan bagi masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru dari level paling bawah.