MIND ID Sulap Dunia Tambang Jadi Taman Bermain Edukatif, Anak-anak Diajak Jadi “Junior Miner”

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com — Dunia pertambangan yang selama ini identik dengan alat berat, terowongan bawah tanah, dan kawasan industri kini dikemas lebih ramah anak. Holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID, kembali menggelar Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026, sebuah pameran edukatif interaktif yang mengajak anak-anak mengenal sektor tambang lewat konsep bermain sambil belajar.

Kegiatan ini akan berlangsung di Lippo Mall Kemang pada 2–5 Juli 2026 dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, JMFF menyasar anak-anak usia 3 hingga 15 tahun dengan menghadirkan beragam wahana yang dirancang untuk memperkenalkan proses pertambangan dan peran strategisnya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme publik terhadap acara ini terbilang tinggi. Pada debut perdananya tahun lalu di Gandaria City, lebih dari 2.000 anak bersama orang tua tercatat ikut ambil bagian.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa JMFF menjadi bagian dari komitmen Grup MIND ID untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun pemahaman generasi muda terhadap industri tambang nasional.

Menurutnya, program ini merupakan kontribusi nyata MIND ID bersama anggota grup seperti ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia dalam memperkenalkan sektor pertambangan sejak dini.

Beragam wahana menarik disiapkan. Di Mining Zone, anak-anak bisa menjelajahi simulasi tambang bawah tanah yang merepresentasikan operasi tambang emas ANTAM dan tambang tembaga Freeport Indonesia. Arena ini dirancang untuk melatih keberanian, keseimbangan, dan kemampuan motorik.

Sementara di Excavator Real Simulator, peserta cilik dapat mencoba sensasi mengoperasikan alat berat untuk menggali dan memindahkan material, layaknya aktivitas tambang terbuka yang dijalankan TIMAH. Pengalaman ini juga dilengkapi dengan Mini Excavator yang lebih aman dan ramah anak.

Keseruan berlanjut di zona Gold Rush, di mana anak-anak diajak memahami bagaimana pembangkit listrik tenaga air menjadi tulang punggung pengolahan mineral, seperti yang dilakukan INALUM dalam produksi aluminium dan Vale Indonesia dalam pengolahan nikel.

Tak kalah menarik, Mining Simulator Game menghadirkan pengalaman bersepeda statis sambil menyaksikan visualisasi logistik kereta batu bara milik Bukit Asam. Aktivitas ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mengenalkan pentingnya rantai distribusi energi nasional.

Di zona Tunnel Laser, anak-anak ditantang melewati rintangan laser sebagai gambaran kompleksitas distribusi hasil tambang. Wahana ini dirancang untuk melatih kelincahan, fokus, dan kemampuan memecahkan masalah.

Sementara itu, area Mining Builder menjadi ruang kreativitas, di mana anak-anak bisa menyusun balok Lego untuk memahami konsep hilirisasi mineral strategis, termasuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Bagi MIND ID, JMFF bukan sekadar hiburan liburan sekolah, tetapi juga sarana membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Lewat pendekatan yang fun dan interaktif, MIND ID berharap lahir generasi emas Indonesia yang lebih memahami, menghargai, dan siap melanjutkan pembangunan industri pertambangan nasional yang berkelanjutan.