Titik Api Kembali Muncul Dekat Lembak, Tim Pertamina dan SRB Bergerak Padamkan Kebakaran

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Muara Enim, Sumsel, ruangenergi.com — Kebakaran kembali muncul di area perkebunan karet milik warga di wilayah Lembak, Muara Enim, Sumatera Selatan. Titik api terpantau sejak Jumat (28/8/2026) siang dan hingga sore masih terus diupayakan untuk dipadamkan.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan perkembangan kondisi tersebut kepada Deputi SKK Migas. Dalam laporan terbarunya, api mulai kembali terlihat sekitar pukul 12.00 WIB di area kebun karet.

Lokasi kebakaran berada sekitar 1 kilometer dari lokasi Cantik Sele Raya Belida (SRB) dan hanya sekitar 400 meter dari lokasi LKT-01 Pertamina EP Zona 4 di Lembak, Muara Enim.

Tim di lapangan langsung bergerak melakukan pemadaman terhadap sejumlah titik api yang masih dapat dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

“Sudah dipadamkan beberapa titik api yang muncul di lokasi kebun karet yang bisa dijangkau mobil DAMKAR,” demikian laporan yang disampaikan Djoko.

Namun, upaya pemadaman menghadapi kendala medan. Sekitar pukul 14.30 WIB, api kembali muncul di bagian tengah perkebunan karet yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Kondisi tersebut membuat kobaran api semakin membesar dan hingga laporan disampaikan masih terus berlangsung.

Pemadaman Diperkuat Kolaborasi

Menghadapi kondisi tersebut, upaya pengendalian kebakaran dilakukan secara bersama-sama. Tim Pertamina, pemilik kebun, serta tim SRB terlibat langsung dalam operasi pemadaman di lapangan.

Kolaborasi ini dilakukan untuk mencegah api meluas, terutama karena lokasi kebakaran berada relatif dekat dengan area operasi hulu migas.

Tim SRB dan Pertamina juga terus melanjutkan kegiatan pemadaman dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses.

Perkembangan kondisi kebakaran ini terus dipantau. Fokus utama tim di lapangan saat ini adalah mengendalikan kobaran api dan mencegahnya bergerak semakin dekat ke area operasi migas maupun lingkungan sekitar.

SKK Migas bersama para pemangku kepentingan terkait terus memonitor situasi dan memastikan upaya penanganan di lapangan berjalan secara terkoordinasi.