Good News! Bank Mandiri Biayai Transaksi Minyak Sumur Masyarakat, Produksi Ditargetkan Melesat Tinggi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari pengelolaan minyak bumi yang diproduksi dari sumur masyarakat. Skema pendanaan untuk mendukung transaksi minyak dari sumur masyarakat kini mendapatkan dukungan perbankan melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa kerja sama tersebut telah resmi ditandatangani oleh para pihak. Djoko menyebut penandatanganan dilakukan atas arahan Komisaris dan diharapkan menjadi salah satu pengungkit peningkatan produksi minyak nasional.

“Alhamdulilah, ijin lapor atas arahan Bapak Komisaris, telah ditandatangani oleh para pihak; pendanaan untuk transaksi minyak dari sumur masyarakat oleh Bank Mandiri,” ujar Djoko dalam laporannya, Selasa (1/9/2026) seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Menurut Djoko, dukungan pembiayaan tersebut diharapkan memberikan kepastian dan kelancaran dalam transaksi minyak yang berasal dari sumur masyarakat. Dengan dukungan sistem pendanaan yang lebih kuat, aktivitas pengumpulan dan transaksi minyak diharapkan dapat berjalan semakin efektif.

Djoko pun meminta doa dan dukungan agar langkah tersebut memberikan dampak positif terhadap produksi minyak.

“Mohon doa dan dukungan, Insya Allah produksi minyak dari sumas terus meningkat, Aamiin YRA,” katanya.

Dokumen kerja sama yang ditandatangani menunjukkan adanya Perjanjian Kerja Sama antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan PT Pertamina EP – Regional 1.

Kerja sama tersebut berkaitan dengan dukungan PT Pertamina EP terhadap fasilitas pembiayaan Bank Mandiri kepada mitra PT Pertamina EP sehubungan dengan implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.

Skema ini menjadi penting karena pengelolaan minyak dari sumur masyarakat membutuhkan ekosistem yang tidak hanya menyangkut aspek produksi, tetapi juga kepastian transaksi dan dukungan pembiayaan.

Masuknya Bank Mandiri dalam skema pendanaan tersebut berpotensi memperkuat mata rantai kegiatan minyak dari sumur masyarakat, sekaligus mendukung implementasi kebijakan pemerintah mengenai pengusahaan minyak dari sumur masyarakat.

Bagi SKK Migas, peningkatan produksi dari sumber-sumber minyak yang selama ini dikelola masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjaga dan meningkatkan produksi minyak nasional.

Pesan Djoko pun jelas: produksi minyak dari sumur masyarakat diharapkan tidak berhenti pada angka yang ada saat ini, tetapi terus meningkat.

“Insya Allah produksi minyak dari sumas terus meningkat,” tegasnya.