Boyolali, ruangenergi.com – PT Patra Logistik mulai menerapkan standar baru dalam pengelolaan dan pemeliharaan Mobil Tangki (MT) yang digunakan untuk mendukung kegiatan distribusi BBM PT Pertamina Patra Niaga. Standar tersebut diterapkan melalui SK 007 dengan Fuel Terminal Boyolali, Jawa Tengah, sebagai lokasi pilot project.
Pengelolaan armada menjadi bagian penting dalam kegiatan distribusi BBM yang berlangsung setiap hari. Di Jawa Tengah dan DIY, Patra Logistik saat ini mengelola sekitar 500 unit Mobil Tangki yang melayani distribusi BBM ke sekitar 1500 SPBU dalam mendukung kegiatan operasional Pertamina Patra Niaga. Kegiatan operasional tersebut juga didukung oleh Road Traffic Control (RTC) untuk memantau pergerakan armada dan aspek keselamatan selama 24 jam.
Melalui penerapan ini, Patra Logistik menetapkan pola pemeliharaan armada yang lebih terencana, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, perawatan berkala, hingga penggantian komponen yang membutuhkan perhatian khusus. Standar ini juga menjadi acuan bagi Patra Logistik dan mitra transportir dalam menjaga kondisi kendaraan selama masa operasional.
Sebagai tahap awal, penerapan dilakukan pada sejumlah Mobil Tangki di Fuel Terminal Boyolali. Armada tersebut menjalani pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi kendaraan sebelum masuk dalam pola pemeliharaan sesuai standar yang ditetapkan.
Pemeliharaan dilakukan melalui preventive maintenance dan corrective maintenance, termasuk pemeriksaan dan perawatan terhadap komponen kritis kendaraan. Dalam pelaksanaannya, Patra Logistik juga bekerja sama dengan Hino melalui jaringan bengkel resmi untuk mendukung proses pemeriksaan dan perawatan sesuai standar pabrikan.
Direktur Utama PT Patra Logistik, Yock Yorlando, mengatakan penerapan standar tersebut merupakan bagian dari pengelolaan armada bersama mitra transportir.
“Mobil Tangki merupakan bagian penting dalam kegiatan distribusi BBM. Karena itu, pemeliharaannya perlu dilakukan secara terencana, bukan hanya ketika terjadi kerusakan. Melalui standar ini, kami ingin memastikan proses pemeriksaan dan perawatan armada dilakukan secara konsisten bersama para mitra,” ujar Yock.
Untuk mendukung penerapannya, Patra Logistik menggunakan sistem pemantauan kondisi dan pemeliharaan armada yang memanfaatkan data operasional kendaraan, termasuk jarak tempuh, untuk membantu menentukan jadwal pemeriksaan dan perawatan secara berkala.
Penerapan standar pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya Patra Logistik bersama mitra transportir untuk meningkatkan kesiapan armada dalam mendukung kebutuhan distribusi BBM Pertamina Patra Niaga, termasuk menghadapi kebutuhan operasional ke depan.

