Semangat Kesaktian Pancasila, PLN EPI Petakan Potensi Masyarakat UB Forest untuk TJSL Berkelanjutan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Malang, ruangenergi.com – Dalam semangat Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan kajian sosial di kawasan hutan Universitas Brawijaya (UB Forest), Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kajian dilakukan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi, potensi wilayah, serta kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan PLN EPI, PLN Group, pemerintah Kecamatan Karangploso, Universitas Brawijaya, Perhutani, serta pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan hutan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan kajian sosial menjadi langkah awal untuk memastikan program pemberdayaan disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Melalui kajian sosial ini, kami ingin memahami potensi, tantangan, serta kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara menyeluruh sebelum menentukan program pemberdayaan. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang partisipatif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian di kawasan UB Forest,” kata Mamit.

Camat Karangploso Marendra Hengky Irawan mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dan berharap kajian dapat membantu mengidentifikasi persoalan serta kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan.

“Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada forum ini saja, tetapi dapat terus berlanjut melalui komunikasi dan kerja sama yang baik. Dengan sinergi antarpihak, berbagai persoalan di masyarakat dapat diidentifikasi dan dicarikan solusinya bersama,” ujar Marendra.

Manajer PLN UP3 Malang Sendy Rudianto mengatakan program TJSL perlu memberikan dampak nyata terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pemanfaatan listrik juga dapat didorong untuk mendukung kegiatan produktif dan pengembangan usaha masyarakat.

“Listrik dapat menjadikan kehidupan masyarakat lebih baik sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan ekonomi. Kami juga mengajak pemerintah desa dan kecamatan untuk menyampaikan apabila masih terdapat masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik. PLN memiliki tanggung jawab untuk memperluas layanan kelistrikan hingga ke seluruh desa,” kata Sendy.

Dukungan juga disampaikan Kepala BPKH Singosari yang diwakili Asper BPKH Singosari Mangun. Perhutani siap mendukung kajian dengan tetap memperhatikan fungsi kawasan hutan dan kelestarian lingkungan.

“Terkait dengan kajian sosial, perhutani siap mendukung pelaksanaan kajian sosial di kawasan UB Forest. Kami berharap kajian ini dapat merangkul seluruh lapisan masyarakat, dengan tetap memperhatikan fungsi kawasan hutan dalam menjaga kelestarian flora dan fauna,” kata Mangun.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo yang diwakili Kepala UPT Pengelola Kawasan Hutan Universitas Brawijaya Mochammad Roviq menekankan pentingnya kajian yang objektif agar hasilnya menggambarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat secara utuh.

“Kami berharap kajian ini dapat memotret kebutuhan masyarakat secara objektif, tanpa intervensi, sehingga hasilnya benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan. UB Forest memiliki kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang perlu dikelola sesuai fungsinya. Kami juga berharap adanya dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam mengantisipasi potensi bencana seperti tanah longsor dan banjir, agar pengelolaan kawasan dapat berjalan dengan baik dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Roviq.

Hasil kajian akan menjadi dasar PLN EPI dalam merumuskan program TJSL yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, pendidikan dan penelitian, serta pelestarian lingkungan di kawasan UB Forest.

Melalui kolaborasi PLN Group, pemerintah, akademisi, Perhutani, dan masyarakat, PLN EPI mendorong agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seiring dengan kelestarian kawasan hutan, sehingga program yang dikembangkan tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menciptakan manfaat yang berkelanjutan