Sumur Baru PEP Jambi Melejit, Produksi Capai 1.243 BOPD

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jambi, ruangenergi.com– PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field kembali menorehkan capaian penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Melalui sumur pengembangan Puspa Asri (PPS-020), perusahaan berhasil mencatat uji produksi sebesar 1.243 barel minyak per hari (BOPD) secara open flow. Produksi tersebut akan dioptimalisasi bertahap, dimulai dengan bean 7 sebesar 400 BOPD.

Sumur yang terletak di Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi ini melampaui target awal dan mampu mengalir secara alami (natural flow). Keberhasilan ini menegaskan kinerja positif PEP Jambi Field, yang berada di bawah koordinasi Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1.

Pengeboran PPS-020 dilakukan dengan metode Directional (J-Type) menggunakan RIG NYT-19 (700 HP) hingga kedalaman akhir 1.439 mMD. Dalam waktu 21 hari kerja, uji produksi dari lapisan R10 dan R11 dapat diselesaikan sesuai target, tanpa mengalami Non Productive Time (Zero NPT).

“Capaian yang patut dibanggakan dari operasi sumur PPS-020 adalah keberhasilan mencapai target dalam 21 hari sekaligus Zero NPT. Sumur mulai dibor pada 30 Juli dan pada 20 Agustus sudah berhasil uji produksi,” ujar General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo.

Lebih jauh, PPS-020 juga menjadi bukti efektivitas program unggulan Perseroan, OPTIMUS (Optimalisasi Site Preparation, Well Architecture, dan Drilling Fluid). Berkat strategi ini, biaya pengeboran berhasil ditekan hingga hanya 73% dari Authority for Expenditure (AFE) yang ditetapkan SKK Migas.

“Proyek ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus menjaga komitmen dalam mendukung ketahanan energi nasional. Keselamatan dan kesehatan kerja juga tetap menjadi prioritas utama,” tambah Hari.

Keberhasilan PPS-020 menjadi tonggak penting bagi PEP Jambi Field sepanjang tahun 2025. PHR Zona 1 menargetkan keberhasilan serupa pada pengeboran PPS-X30 yang akan datang, sebagai bagian dari konsistensi menjaga stabilitas produksi migas nasional.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa peningkatan produksi migas menjadi fokus utama perusahaan.

“Peningkatan produksi migas wujud komitmen Pertamina dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan energi nasional,” tegas Fadjar.

Dengan capaian ini, Pertamina menunjukkan dedikasi berkelanjutan untuk menjadikan Indonesia lebih mandiri dan berdaya saing di sektor energi.