Ada Kabar Besar dari Masela! INPEX Laporkan Kesiapan Groundbreaking ke Wamen ESDM

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Proyek strategis nasional Lapangan Abadi Blok Masela semakin mendekati babak baru. Manajemen INPEX dari Tokyo bersama pimpinan proyek Masela menemui Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melaporkan kesiapan pelaksanaan groundbreaking proyek migas raksasa tersebut.

Kabar menggembirakan itu disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam laporan pada Sabtu (4/7/2026). Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa seluruh persiapan menuju dimulainya pembangunan fisik proyek terus dimatangkan.

“Alhamdulillah, Manajemen INPEX Tokyo dan Pimpro Proyek Masela datang menghadap Wamen ESDM melaporkan kesiapan groundbreaking dan memastikan CEO INPEX Tokyo akan hadir pada acara groundbreaking yang insya Allah, mohon doa, akan dilaksanakan pada pertengahan Juli 2026,” ujar Djoko Siswanto.

Kehadiran CEO INPEX dari Jepang dalam seremoni tersebut menjadi simbol kuat komitmen investor terhadap percepatan pengembangan Proyek Abadi Masela yang selama bertahun-tahun dinantikan. Kehadiran pucuk pimpinan perusahaan juga menunjukkan pentingnya proyek tersebut, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi INPEX sebagai salah satu proyek energi terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Groundbreaking yang ditargetkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026 diharapkan menjadi tonggak dimulainya fase konstruksi proyek bernilai miliaran dolar AS tersebut. Setelah memasuki tahap pembangunan, proyek ini akan membuka lapangan kerja, menggerakkan industri penunjang nasional, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kawasan Maluku dan Indonesia secara keseluruhan.

Pemerintah bersama SKK Migas terus mengawal agar seluruh tahapan proyek berjalan sesuai jadwal. Proyek Masela diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung produksi gas nasional di masa depan sekaligus memperkuat ketahanan energi dan mendukung peningkatan pasokan LNG Indonesia ke pasar domestik maupun internasional.

Jika seluruh agenda berjalan sesuai rencana, pertengahan Juli 2026 akan menjadi momen bersejarah yang menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek hulu migas terbesar yang pernah dikembangkan di Indonesia.