Bom Peninggalan Jepang Ditemukan di Jalur Masela, Berhasil Dimusnahkan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Saumlaki, Maluku, ruangenergi.com Pembangunan proyek LNG Abadi Masela kembali mencatat satu progres penting. Di tengah pekerjaan persiapan pembangunan infrastruktur proyek, tim Gegana Polda Maluku menemukan dua bom yang diduga merupakan sisa persenjataan militer Jepang pada masa Perang Dunia II di jalur yang akan digunakan untuk pembangunan proyek LNG Masela.

Kabar tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam laporan perkembangan proyek Masela pada Sabtu (19/9/2026).

Menurut Djoko, temuan tersebut langsung ditangani oleh tim Gegana Polri yang tengah melakukan pembersihan sisa-sisa bom dan material berbahaya peninggalan masa perang di area proyek.

“Alhamdulillah tim Gegana Polri yang sedang bekerja membersihkan sisa-sisa bom militer Jepang saat Perang Dunia II berhasil menemukan dua bom pada jalur yang akan dibangun proyek LNG Masela,” demikian laporan Djoko,seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Dua Bom Berhasil Dimusnahkan

Penemuan dua bom tersebut menjadi perhatian serius karena lokasinya berada pada jalur yang diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan proyek LNG Masela.

Tim Gegana Polda Maluku kemudian melakukan penanganan dan pemusnahan terhadap kedua bom tersebut.

Djoko melaporkan, proses pemusnahan berlangsung aman, lancar dan selamat.

“Hari ini kedua bom tersebut berhasil dimusnahkan oleh Tim Gegana Polda Maluku, dengan aman, lancar dan selamat. Paten.”

Dengan berhasil diamankannya dua bom tersebut, pekerjaan pembersihan jalur proyek dapat dilanjutkan dengan kondisi yang lebih aman.

Kolaborasi Gegana, INPEX dan SKK Migas

Penanganan temuan bom ini menjadi bagian dari proses mitigasi keselamatan dalam persiapan pembangunan proyek LNG Abadi Masela yang dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd.

SKK Migas bersama INPEX dan aparat keamanan, khususnya Gegana Polda Maluku, terus melakukan koordinasi dalam memastikan area kerja proyek terbebas dari potensi bahaya peninggalan masa perang.

Temuan dua bom tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pekerjaan persiapan proyek LNG Masela bukan hanya menyangkut aspek konstruksi dan teknis migas, tetapi juga membutuhkan penanganan terhadap kondisi historis dan lingkungan di wilayah proyek.

Bagi proyek berskala besar seperti Masela, faktor keselamatan menjadi bagian penting sebelum aktivitas pembangunan memasuki tahapan berikutnya.

Dua bom ditemukan. Gegana turun tangan. Ancaman berhasil diamankan. Jalan menuju pembangunan LNG Masela pun kembali terbuka.