Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com — Peran investasi dalam mempercepat transisi energi menjadi sorotan dalam agenda silaturahmi dan perkenalan pengurus Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia pada Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, Lead of Waste-to-Energy sekaligus Director of Investment PT Danantara Investment Management (DIM), Fadli Rahman, menegaskan bahwa transformasi energi nasional tidak mungkin berjalan tanpa kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan.
Mengawali sambutannya, Fadli menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang menurutnya mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun masa depan energi Indonesia. Ia juga menyinggung perjalanan dan pengalamannya di sektor energi sejak 2002, yang menjadi fondasi penting dalam memahami kompleksitas tantangan energi nasional.
Sebagai sosok yang kini memimpin pengembangan investasi sektor waste-to-energy di PT Danantara Investment Management, Fadli menilai transisi energi bukan hanya soal mengganti sumber energi fosil dengan energi bersih, tetapi juga memastikan keteraturan dan keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat.
“Tujuan kita di sini satu, menjalankan transisi energi dan memastikan keteraturan energi, apapun bentuknya. Itu hanya bisa dilakukan melalui kolaborasi,” ujar Fadli.
Menurutnya, kolaborasi harus menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem energi baru terbarukan di Indonesia. Sinergi tersebut mencakup pemerintah, investor, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat sebagai pengguna akhir energi.
Fadli menekankan bahwa pengembangan teknologi seperti waste-to-energy dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab dua tantangan sekaligus: pengelolaan limbah dan penyediaan energi bersih. Namun, percepatan investasi di sektor ini membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat, kepastian regulasi, dan keterlibatan aktif semua pihak.
Silaturahmi METI kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring dan mempertemukan berbagai kepentingan dalam satu visi besar: mempercepat transisi energi Indonesia menuju sistem yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan.


