Dorong Energi Terbarukan dan Penurunan Emisi Karbon, Sampoerna University Gandeng Politeknik Negeri Medan

Jakarta, ruangenergi.com – Lembaga pendidikan bertaraf internasional Sampoerna University menandatangani nota kesepahaman dengan Politeknik Negeri Medan di bidang penelitian dan pengembangan energi terbarukan. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas energi
terbarukan guna mengurangi pelepasan emisi karbon,sekaligus medukung pelaksanaan kegiatan Merdeka
Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Inisiatif ini merupakan bagian dari realisasi nilai-nilai Tri Dharma
Perguruan Tinggi yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sampoerna University memiliki Energy Research Center yang bercita-cita menjadi pusat publikasi ilmiah
dengan melakukan kajian energi terbarukan yang berfokus pada pendekatan tekno-ekonomi. Dengan
memiliki fasilitas laboratorium terbaik di Indonesia yang memenuhi, bahkan melebihi, standar akreditasi
AS dan internasional, kegiatan eksperimen dan riset energi sangatlah memungkinkan,” ujar Dr. Wahdi
Yudhi, Rektor Sampoerna University

Dr. Wahdi menambahkan kerjasama ini relevan dengan komitmen Sampoerna University untuk memajukan ilmu pengetahuan dan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Hal ini dimungkinkan dengan adanya program MBKM sebagai salah satu ruang lingkup kerjasama kedua institusi
tersebut.

“Kehadiran program MBKM memberikan kesempatan bagi kami untuk melakukan pertukaran pelajar dan pengajar, pertukaran ilmu pengetahuan, dan kerjasama penelitian antar institusi. Selain itu, pembelajaran tidak akan hanya terjadi di ruang kelas, perpustakaan, atau laboratorium, tetapi juga di industri, pusat
penelitian, dan masyarakat. Melalui program ini, mahasiwa mempunyai kesempatan lebar untuk meningkatkan wawasan serta kompetensinya,” lanjutnya.

BACA JUGA  Penyangga Listrik Bumi Pasundan: Patuha 1, Best Practice Pengembangan Panas Bumi

Pertemuan yang diadakan secara hybrid itu kemudian juga menyorot penandatangan nota kesepakatan
(MoA) antara jurusan Teknik Mesin Sampoerna University dan Politeknik Negeri Medan. Kesepakatan ini
menjelaskan ruang lingkup kerja sama yang lebih spesifik antar program studi, di mana kegiatan eksperimen, penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan energi terbarukan
akan lebih ditekankan.

Direktur Politeknik Negeri Medan Abdul Rahman, S.E., Ak., M.Si pun memaparkan mengapa penelitian energi terbarukan ini dipilih dan menjadi sangat penting. Ia mengatakan, Indonesia memproduksi banyak sekali karbon dari bahan bakar fosil dan trennya terus meningkat sepanjang tahun. Penggunaan energi
terbarukan seperti air, angin, dan solar pun telah diterapkan, namun kombinasi semuanya masih sangat kecil dibandingkan dengan penggunaan batu bara, minyak bumi, dan gas alam.
Maka dari itu, kerjasama antara Sampoerna University dengan pihaknya akan menjadi langkah untuk mengeksplorasi teknologi energi terapan dan produksi biofuel seperti bioetanol dan biodiesel, agar dapat menjadi solusi dari terus meningkatnya CO2.

“Harapannya, kerjasama 5 tahun ini dapat menjadi payung yang kuat untuk berkontribusi terhadap
kelestarian lingkungan dan energi nasional. Selain itu, sebagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia, kami
berharap dapat terus memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dengan dengan melakukan
penelitian yang lebih mendalam di bidang energi dan bidang teknik lainnya,” tutup Abdul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *