Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala Djoko Siswanto melaporkan bahwa salah satu pekerjaan paling krusial dalam proyek West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping, yakni operasi hot tap pipa, telah berhasil diselesaikan dengan aman, selamat, dan tanpa kecelakaan kerja.
Laporan yang disampaikan kepada Menteri ESDM, Wakil Menteri ESDM, Komisi Pengawas SKK Migas, serta jajaran pimpinan pada Rabu (17/6/2026) itu menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan pasokan gas dari Natuna langsung ke dalam negeri.
“Alhamdulillah, pekerjaan paling utama yang sangat critical yaitu operasi hot tap pipa WNTS-Pemping telah selesai dengan aman, selamat tanpa kecelakaan sesuai jadwal,” ujar Djoko dalam laporan internalnya, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com
Saat ini, tim di lapangan tengah memasuki tahap lanjutan, yakni persiapan para penyelam untuk melepas perangkat pengeboran hot tap. Namun proses tersebut masih menunggu kondisi arus laut yang lebih tenang, sekaligus memastikan stamina para penyelam tetap prima demi menjaga keselamatan operasi.
Langkah berikutnya adalah commissioning yang ditargetkan berlangsung pekan depan. Secara paralel, tim SKK Migas bersama PLN Energi Primer Indonesia juga tengah menyiapkan suplai gas untuk mendukung proses tersebut.
Jika seluruh tahapan berjalan lancar, maka sejarah baru akan tercipta: untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, gas dari Natuna akan langsung mengalir ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum ini dinilai sangat strategis karena selama bertahun-tahun potensi gas Natuna lebih banyak menjadi wacana besar yang dinanti realisasinya. Kini, proyek WNTS-Pemping menjadi jembatan nyata untuk menghubungkan kekayaan energi Natuna dengan kebutuhan domestik.
Djoko pun meminta dukungan dan doa agar seluruh proses commissioning hingga operasional penuh dapat berjalan mulus.
“Mohon doa supaya tetap lancar, aman dan selamat sampai commissioning selesai,” tutupnya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa upaya meningkatkan lifting migas nasional terus bergerak maju, sejalan dengan semangat yang terus digaungkan SKK Migas: Lifting Naik, Bisa! Bisa! Bisa!


