I Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir Jakarta, DSLNG Wujudkan Aksi Lingkungan di Luar Area Operasi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya tekanan terhadap kawasan pesisir, langkah kecil penyelamatan ekosistem pesisir yang dilakukan hari ini dapat menjadi investasi besar bagi masa depan. Semangat itulah yang dibawa PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui aksi penanaman pohon bakau (mangrove) di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (18/6/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya aksi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia DSLNG dilaksanakan di luar area operasional perusahaan yang berada di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pilihan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas wilayah dan dapat diwujudkan di mana pun lingkungan membutuhkan perhatian dan dukungan.

Mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” serta kampanye #NowForClimate, DSLNG menanam 175 bibit mangrove, yang terdiri dari 120 propagul mangrove dan 55 pohon mangrove. Aksi ini menjadi simbol kepedulian DSLNG terhadap lingkungan tidak dibatasi oleh lokasi bisnis perusahaan, melainkan diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi ekosistem yang membutuhkan perhatian bersama.

Aksi penanaman mangrove ini diikuti jajaran Direksi dan karyawan DSLNG, serta mitra kerja DSLNG, dan juga dihadiri oleh Wakil Direktur Jakarta Mangrove Resort Gatot Marulitua. Operation Director DSLNG, Adi Kustanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir dan ketahanan iklim yang keberlanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi, kami memahami bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja operasional dan bisnis, tetapi juga dari bagaimana kami memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan konkret dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Adi.

Pemilihan Taman Wisata Alam Angke Kapuk sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Kawasan ini merupakan salah satu benteng hijau pesisir Jakarta yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah tekanan urbanisasi dan perubahan iklim. Selain penanaman mangrove, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang jatuh pada 5 Juni di lingkungan DSLNG juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran lingkungan dan aksi iklim salah satunya melalui Environmental Quiz Campaign. Rangkaian kegiatan ini juga mendukung implementasi PROPER Beyond Compliance, khususnya pada aspek ketangguhan wilayah, pengurangan risiko bencana, dan pemulihan lingkungan pascabencana.

Aksi penanaman mangrove ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu. Dengan melibatkan pimpinan perusahaan, karyawan, hingga mitra kerja dalam satu gerakan bersama, DSLNG menunjukkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang. (foto dokumentasi DSLNG)