Indonesia Hadirkan Delegasi Kampiun Inovasi Kelistrikan ke EP Shanghai 2026

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Indonesia melalui Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) tengah mempersiapkan delegasi Indonesia–China Electric Power Innovation & Technology Collaboration 2026 yang akan berlangsung pada 3–5 Desember 2026 dalam rangkaian EP Shanghai 2026 di Shanghai, China.

Keikutsertaan delegasi Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi Indonesia–China di sektor kelistrikan, sekaligus membawa berbagai peluang proyek, kemampuan engineering, serta inovasi industri dan generasi muda Indonesia ke panggung internasional.

EP Shanghai 2026 merupakan salah satu ajang industri kelistrikan berskala besar. Kegiatan tersebut akan menempati sekitar 86.000 m² area pameran yang terdiri dari 7 hall, dengan melibatkan lebih dari 2.200 exhibitor serta dihadiri lebih dari 85.000 professional visitors.

Tiga Hari Agenda Delegasi Indonesia

Delegasi Indonesia akan mengikuti sejumlah agenda utama selama penyelenggaraan EP Shanghai 2026.

Pada 3 Desember, agenda akan diawali dengan Opening & VIP Exhibition Tour. Selanjutnya, pada 4 Desember, delegasi akan mengikuti Industrial Visit & VIP Exhibition Tour.

Sementara pada 5 Desember, akan digelar agenda Indonesia–China Electric Power Innovation & Technology Collaboration.

Dalam sesi 5 Desember tersebut, Dewan Energi Nasional (DEN) direncanakan memberikan Keynote mengenai arah energi dan transisi energi Indonesia. Agenda kemudian dilanjutkan dengan perspektif industri dari PLN, KOMDIGI dan APLSI.

Selain itu, agenda tersebut juga akan menghadirkan Engineering Innovation Showcase dan Award bagi industri kelistrikan nasional, serta paparan dari juara Energy Transition Innovation tingkat mahasiswa.

FSII Persiapkan Engineering Innovation Showcase

Indonesia juga akan membawa Engineering Innovation Showcase yang diikuti oleh engineer dari perusahaan terpilih melalui mekanisme Call for Engineering Innovation.

Para engineer terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan inovasinya di Shanghai. Mereka juga akan memperoleh recognition award sebagai Engineering Innovation Champion dan Indonesia Electric Power Innovation.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kemampuan engineering dan inovasi perusahaan Indonesia kepada dunia, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pihak yang memiliki kemampuan menciptakan solusi dan inovasi di sektor kelistrikan.

Ketua Dewan Penasihat FSII, Dr. Ing. Pudji Untoro, telah secara khusus menemui Dr. Satya Widya Yudha, Anggota DEN, untuk menyampaikan rencana kegiatan tersebut sekaligus memohon kesediaan dan dukungannya.

Bawa Inovasi Mahasiswa ke Panggung Internasional

Selain inovasi dari kalangan engineer perusahaan, delegasi Indonesia juga akan membawa inovasi generasi muda melalui Energy Transition Innovation Competition bagi mahasiswa.

Juara National Round kompetisi tersebut akan memperoleh kesempatan untuk hadir dan mempresentasikan inovasinya di EP Shanghai. Kesempatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para inovator muda Indonesia untuk mendapatkan international recognition.

Dengan demikian, delegasi Indonesia tidak hanya mempertemukan pelaku industri dan teknologi, tetapi juga membuka ruang bagi engineer serta mahasiswa untuk memperkenalkan gagasan dan inovasinya dalam forum internasional.

Indonesia Bawa Proyek dan Inovasi, China Hadirkan Teknologi dan Kemitraan

Misi delegasi Indonesia dalam kegiatan tersebut dirumuskan dalam dua arah utama.

Indonesia akan membawa PROJECT OPPORTUNITIES, ENGINEERING & INNOVATION.

Sementara China akan membawa TECHNOLOGY, MANUFACTURING & PARTNERSHIP.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara peluang proyek dan kemampuan inovasi Indonesia dengan teknologi, manufaktur, serta potensi kemitraan dari China.

Ketua Dewan Penasihat FSII, Dr. Ing. Pudji Untoro, menegaskan semangat utama keikutsertaan Indonesia dalam agenda tersebut, yakni tidak hanya mencari teknologi, tetapi juga memperkenalkan kemampuan yang dimiliki Indonesia.

“Indonesia tidak hanya datang mencari teknologi. Kita juga membawa kemampuan engineering, inovasi perusahaan dan inovator muda Indonesia untuk diperkenalkan kepada dunia.”

Melalui kehadiran di EP Shanghai 2026, delegasi Indonesia diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama Indonesia–China sekaligus membuka ruang lebih luas bagi proyek, engineering, inovasi perusahaan dan inovator muda Indonesia untuk mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.