Luky Yusgiantoro: Industri Pompa Lokal Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Depok, Jawa Barat, ruangenergi.com-Sekretaris SKK Migas, Luky Yusgiantoro, menegaskan pentingnya dukungan terhadap industri dalam negeri saat melakukan kunjungan ke pabrik Duraquipt Cemerlang di kawasan Cinere, Depok, Kamis sore.

Luky hadir mewakili Kepala SKK Migas yang berhalangan hadir karena agenda mendadak dengan Menteri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dukungan terhadap industri lokal merupakan kewajiban bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor hulu migas.

“Kita harus menginformasikan kepada publik bahwa industri dalam negeri mampu bersaing dengan produk luar negeri, khususnya di sektor pompa,” ujar Luky.

Ia menambahkan, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tertuang dalam pedoman tata kerja harus menjadi acuan bagi seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam menjalankan kegiatan usaha.

Menurut Luky, penguatan industri tidak hanya bergantung pada pengembangan fasilitas produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Profesionalisme SDM menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing industri nasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Luky juga menyinggung pengalaman kunjungannya ke pusat industri pompa di Milan, Italia, yang menunjukkan pentingnya dukungan ekosistem industri dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor manufaktur.

Ia menyebut, model serupa dapat diterapkan di Indonesia melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen Duraquipt, perwakilan mitra industri, serta media. SKK Migas berharap industri manufaktur dalam negeri dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap kemandirian sektor hulu migas nasional.