Media Gathering PHE 2026: Saat Silaturahmi, Energi, dan Wisata Berpadu di Malang

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Batu Malang, Jawa Timur, ruangenergi.com-Pagi itu, Rabu (8/4/2026), denyut aktivitas di gerbang Jawa Timur terasa berbeda. Arus kedatangan di Bandara Juanda, Surabaya, hingga Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, meningkat oleh kehadiran para peserta dari berbagai penjuru negeri. Namun, ini bukan sekadar perjalanan dinas biasa.

Agenda bertajuk Media Gathering Subholding Upstream 2026, kolaborasi Danantara Indonesia bersama Pertamina Hulu Energi (PHE), hadir sebagai ruang temu yang menggabungkan silaturahmi, eksplorasi budaya, dan narasi energi masa depan. Reporter ruangenergi.com, Destian Anugrah Ramadhan melaporkannya langsung.

Sejak pagi, penyambutan peserta berlangsung rapi dan terorganisir. Logistik dan koper langsung dimobilisasi menuju kendaraan, membebaskan para peserta menikmati udara Malang tanpa beban. Sentuhan kecil yang mencerminkan perhatian pada pengalaman.

Hangatnya Baturono, Menyusuri Jejak Kajoetangan

Memasuki siang, tepat pukul 12.30 WIB, rombongan disambut aroma khas masakan Nusantara di Kopi Baturono. Makan siang menjadi lebih dari sekadar rutinitas—ia menjelma ruang cair bagi percakapan hangat dan awal keakraban.

Di tengah kesejukan khas Malang, tawa dan cerita mengalir, membangun fondasi relasi yang akan menjadi benang merah perjalanan ini.

Petualangan berlanjut ke Kampoeng Heritage Kajoetangan—sebuah ruang hidup yang menyimpan memori panjang Kota Malang. Gerimis tipis justru menambah dramatis suasana. Langkah demi langkah menyusuri gang sempit berpaving tua, para peserta diajak “kembali” ke masa lalu.

Dinding-dinding tua, jendela kayu, hingga rumah bersejarah seperti Hunian Mbah Ndut yang berdiri sejak 1923, menjadi saksi bisu perjalanan waktu yang tetap terjaga.

Eksplorasi sejarah itu ditutup dengan kehangatan kuliner khas: semangkuk bakso Malang. Kuah panasnya tak hanya mengusir dingin, tetapi juga mengembalikan energi setelah perjalanan panjang.

“Energizing Indonesia” dan Suara Publik

Di balik perjalanan yang terasa santai, terselip pesan besar: Energizing Indonesia. Pertamina menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui strategi berkelanjutan.

Optimalisasi kekuatan internal dipadukan dengan pengembangan energi rendah karbon menjadi arah masa depan. Nilai integritas, transparansi, dan optimisme menjadi fondasi dalam menghadirkan solusi energi yang andal.

Selaras dengan itu, konsep Energizing Public Voice diusung sebagai upaya memperkuat peran media. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan informasi yang akurat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kemandirian energi Indonesia.

Bagi para jurnalis, momentum ini bukan hanya perjalanan liputan, melainkan ruang refleksi dan kolaborasi untuk menyuarakan optimisme melalui karya yang faktual dan inspiratif.

Senja di Batu, Malam di Atas Awan

Menjelang sore, rombongan bergerak menuju Kota Batu untuk beristirahat. Proses check-in berlangsung cepat dan efisien, memberi waktu bagi peserta memulihkan tenaga sebelum agenda malam.

Hari pertama ditutup dengan Welcome Dinner di Sky Dome Resto, Golden Tulip Resort. Dari ketinggian, gemerlap lampu kota menjadi latar sempurna bagi suasana yang hangat dan elegan.

Di bawah kubah megah, santap malam berlangsung santai namun bermakna. Percakapan yang terjalin semakin menguatkan koneksi antar peserta.

Lebih dari sekadar rangkaian acara, hari pertama ini menjadi pembuka yang manis. Seperti secangkir kopi yang dinikmati siang tadi—hangat, perlahan, dan menyatukan.

Sebuah awal dari sinergi yang lebih besar, untuk menghadapi agenda penting di hari-hari berikutnya.