Patra Logistik Masuk Kampus, Bekali Mahasiswa UNS Jadi PR Tangguh di Industri Energi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Solo, ruangenergi.com-PT Patra Logistik mempertegas komitmennya dalam mencetak talenta muda siap industri lewat kuliah umum di Universitas Sebelas Maret (UNS). Mengusung tema “Membangun Skill dan Mentalitas Public Relations Profesional”, kegiatan ini digelar oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNS pada Senin (15/6).

Dalam agenda tersebut, Corporate Secretary Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando, hadir sebagai dosen tamu di hadapan lebih dari 100 mahasiswa. Kehadirannya membuka wawasan mahasiswa tentang peran strategis komunikasi korporat, khususnya di sektor logistik energi nasional yang menjadi tulang punggung rantai pasok energi Indonesia.

Menurut Ferlando, peran Public Relations di perusahaan energi jauh melampaui sekadar membuat siaran pers atau mengelola media sosial. PR, kata dia, menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen, menjaga hubungan dengan para pemangku kepentingan, hingga memastikan perusahaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Di dunia Public Relations, kemampuan berkomunikasi, berpikir strategis, memahami isu, serta beradaptasi dengan perubahan menjadi modal penting untuk membangun profesionalisme. Mahasiswa perlu terus mengembangkan diri, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga lewat penguatan soft skill dan hard skill,” ujar Ferlando.

Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UNS, Likha Sari Anggreni, menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, kehadiran praktisi industri seperti Patra Logistik memberi mahasiswa gambaran nyata tentang dinamika dunia kerja, khususnya di lingkungan energi nasional.

“Ilmu di bangku kuliah akan semakin bermakna ketika mahasiswa memahami bagaimana penerapannya secara langsung di lapangan,” kata Likha.

Bagi Patra Logistik, keterlibatan di dunia pendidikan ini bukan sekadar program seremonial. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk berkontribusi di luar bisnis inti, termasuk memperkuat kapasitas generasi muda yang kelak akan menjadi bagian penting dalam ekosistem industri energi Indonesia.

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa sinergi kampus dan industri semakin penting, terutama di tengah kebutuhan akan sumber daya manusia yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga piawai membangun komunikasi dan kepercayaan publik.