Pembangunan RSPP Extension Covid-19 Rampung Tepat Waktu

Jakarta, Ruangenergi.com – Direktur Utama PT Patra Jasa, Dani Adriananta mengatakan, Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Extension Covid-19 di Lapangan Bola Simprug telah selesai dibangun tepat waktu sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh Induk Perusahaan, PT Pertamina (Persero) selama 1 bulan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat, RSPP Extension Covid-19 telah selesai di bangun tepat waktu, tanggal 20 Mei 2020, sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh Induk Perusahaan kami,” kata Dani dalam pesan tertulisnya yang diterima Ruangenergi.com di Jakarta, Sabtu (30/5).

“Penyelesaian Pembangunan rumah sakit ini merupakan prioritas utama sekaligus komitmen kami sebagai anak Perusahaan Pertamina yang mendukung penuh upaya Pemerintah Indonesia memerangi Covid-19,” tambah dia.

Sementara Direktur Teknik PT Patra Jasa, Ferry Febrianto menangatakan, bahwa pihaknya memutuskan untuk membangun RS tersebut dengan konsep prefabricated-construction, yaitu menggunakan modular-system karena waktu yang diberikan cukup singkat, yaitu hanya 1 bulan.

“Sistem ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain, tahan gempa, pelaksanaan konstruksi dapat dilakukan cepat, dan dilakukan dengan knock-down system. Metode konstruksi yang dipakai adalah Metode Kit Building, yaitu metode yang komponen bangunannya dibuat di pabrik untuk kemudian dirakit di site. Hal ini jelas sangat membantu kami dalam proses pembangunan Rumah Sakit,” papar Ferry.

Ia mengungkapkan, fasilitas-fasilitas kesehatan lain dibangun untuk dapat memberikan layanan yang prima, antara lain ruang dokter, ruang perawat, nurse station, instalasi jenazah, instalasi sterilisasi, laboratorium (PCR, Hematologi dan AGD), instalasi farmasi, pusat gizi, instalasi screening, ruang radiologi, ruang operasi hingga ruang dekontaminasi.

BACA JUGA  Raih Penghargaan KPK, Bukti SKK Migas Berhasil Cegah Paraktik Korupsi di Hulu Migas

“Dengan selesainya pembangunan Rumah Sakit ini, secara pararel langsung dilakukan persiapan pemasangan alat-alat kesehatan serta persiapan tenaga medis. Rencananya beberapa hari ke depan akan dilakukan uji fungsi peralatan sehingga rumah sakit dapat segera beroperasi di awal bulan Juni,” tukasnya.

Dani menambahkan, seluruh kegiatan pembangunan dan penyediaan alat kesehatan berada dalam pengawasan Pertamedika IHC. Demikian pula pengadaan fasilitas kesehatan dan peralatan medis lainnya, termasuk penyediaan tenaga medis dan non medis, dilaksanakan oleh Pertamedika IHC.

“Semoga sinergi yang kami lakukan antar Anak Perusahaan PT Pertamina (Persero) dalam menyediakan sarana prasarana penanganan tanggap darurat Covid-19 ini, dapat membantu seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan kesehatan khusus Covid-19”, pungkas Dani.

Seperti diketahui, setelah melakukan alih-fungsi Hotel Patra Comfort Jakarta menjadi RS Darurat Covid-19 yang sudah mulai beroperasi sejak 12 April 2020, Patra Jasa menerima penugasan dari Induk Perusahaan, PT Pertamina (Persero) untuk mendayagunakan aset Pertamina dalam rangka mempersiapkan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dalam penanganan tanggap darurat Covid-19.

Sejak 21 April 2020, Patra Jasa mulai membangun Rumah Sakit di lahan sebesar 10,200 meter persegi di Lapangan Bola Simprug. Rumah Sakit ini merupakan extension dari RSPP. Rumah Sakit dibangun dengan menggunakan bahan atau material yang mudah dipasang yaitu modular yang diproduksi di Indonesia.

Tim ahli konstruksi Patra Jasa berpengalaman dalam membangun gedung-gedung Perkantoran, Hotel, Apartemen dan juga Rumah Sakit memastikan bahwa Rumah Sakit ini dibangun sesuai dengan standar RS pada umumnya.(SF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *