Perkuat Standar Global Pengelolaan Proyek, Elnusa Raih Sertifikat ISO Project Management System

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat kapabilitas pengelolaan proyek sebagai bagian dari upaya meningkatkan operational excellence dan daya saing perusahaan. Penguatan ini menjadi fondasi penting bagi Elnusa dalam memastikan eksekusi berbagai proyek energi berjalan secara andal dan berkualitas, sekaligus mendukung keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional. Komitmen tersebut diperkuat dengan diraihnya Sertifikat ISO 21500:2021 dan ISO 21502:2020 Project Management System dari Bureau Veritas Indonesia (BVI), yang diserahkan secara resmi kepada manajemen Elnusa di Graha Elnusa, Rabu (16/9).

Penerapan standar internasional ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan Elnusa mengeksekusi proyek energi dengan karakteristik dan tingkat kompleksitas yang beragam. Dengan portofolio layanan yang terintegrasi, pengelolaan proyek yang kuat diperlukan untuk memastikan setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga evaluasi, berjalan secara efektif, terkendali, tepat mutu, serta mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, mengatakan bahwa sertifikasi tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap penerapan standar internasional, tetapi juga memperkuat fondasi perusahaan dalam menjaga kualitas eksekusi proyek.

“Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen Elnusa untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan proyek, memperkuat budaya mutu, dan mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh proses bisnis perusahaan,” ujar Andri.

Pencapaian sertifikasi secara khusus ditujukan pada objek audit Proyek Jasa EPC Fasilitas Pendukung Booster Station dan diraih melalui evaluasi menyeluruh oleh BVI, mulai dari Pre-Audit pada 15–16 Oktober 2025, Initial Audit pada 13–15 Januari 2026, hingga Main Audit pada 26–31 Januari 2026, sebelum sertifikat diterbitkan pada 1 Maret 2026. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi, khususnya Divisi EPC & O&M bersama fungsi Quality Management (QM), mulai dari tahap persiapan hingga seluruh rangkaian sertifikasi selesai, sebelum sertifikat diserahkan secara resmi kepada manajemen Elnusa pada 16 September 2026.

Penerapan standar ISO 21500/21502 menjadi salah satu fondasi bagi Elnusa dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, konsistensi kualitas, serta efektivitas eksekusi proyek. Penguatan ini semakin relevan seiring kebutuhan industri energi terhadap solusi yang terintegrasi dan andal, sekaligus mendukung kemampuan Elnusa dalam mengorkestrasi kompetensi, teknologi, aset, dan sumber daya menjadi solusi yang memberikan nilai tambah serta memperkuat kepercayaan pelanggan.

Ke depan, Elnusa akan terus mendorong penerapan standar internasional dan budaya project excellence sebagai bagian dari penguatan kapabilitas perusahaan dalam menangani proyek-proyek strategis dan membuka peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Pencapaian ini bukan menjadi titik akhir, tetapi menjadi standar yang harus terus kita jaga dan tingkatkan. Dengan pengelolaan proyek yang semakin kuat, Elnusa ingin memastikan setiap kapabilitas yang kami miliki dapat diterjemahkan menjadi eksekusi yang unggul, aman, berkualitas, dan mampu mendukung keberlanjutan pertumbuhan perusahaan serta industri energi nasional,” tutup Andri.