pipa pertagas

Pertagas Usulkan FID Pipa Transmisi Minyak

Jakarta,RuangEnergi.comPT Pertamina Gas (Pertagas),anak usaha dari PT Pertamina (Persero),sedang proses pengusulan final investment decision (FID) pipa transmisi minyak ke Kilang Balikpapan dan RDMP.

Pertagas usulkan ke pemegang saham untuk garap pipa transmisi minyak ke Kilang Balikpapan termasuk proyek RDMP Balikpapan.

Pipa transmisi minyak ini untuk memenuhi kebutuhan Kilang Balikpapan dan RDMP Balikpapan dengan mengangkut minyak dari lapangan upstream yang ada di Kalimantan Timur.

“Ini pipa peruntukan kilang balikpapan, shippernya KPI (Kilang Pertamina Internasional).Sumber dari hulu Pertamina di kawasanKalimantan Timur.Kesemuanya untuk kilang minyak Balikpapan,” kata Direktur Utama PT Pertagas Wiko Mirgantoro kepada ruangenergi.com,Selasa (15/9/2020) di Jakarta.

Usulan BPH Migas

Terpisah, Kepala BPH Migas M.Fansurullah Asa menyampaikan bahwa pihaknya mengusulkan BNBR perlu bekerjasama dengan PT. Pertagas yang berencana membangun pipa transmisi ruas Senipah-Balikpapan (sejalur dengan ruas pipa Kalija 2)

“Perkembangan pipa Kalimantan Jawa 2 PT. Bakrie & Brothers(BNBR),Tarif pengangkutan (Hasil lelang) : 0,814 USD/MMBTU.Progress masih 0 % Belum ada PPG/GTA dengan calon shipper,” jelas M.Fansurullah Asa dalam paparan tertulis yang disampaikan BPH Migas kehadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VII,Selasa pagi (15/9/2020),

BNBR Optimis

Dalam catatan ruangenergi.com,PT Bakrie & Brothers Tbk ( BNBR ) optimistis proyek pipa gas Trans Kalimantan bisa segera terwujud.

BACA JUGA  Elnusa Rampungkan Fabrikasi HWU EHR-14

Pasalnya, pipa gas yang membentang dari Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) ke Takisung, Kalimantan Selatan (Kalsel) ini dibutuhkan dan akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Kalimantan.

Direktur Utama Bakrie & Brothers Bobby Gafur Umar mengatakan kebutuhan gas di Kalimantan cukup besar dan akan terus meningkat beberapa tahun kedepan.

“Kebutuhannya sudah diatas 300  Million standard cubic feet per day  (MMSCFD), untuk Kaltim sepuluh tahun ke depan bisa 212,2 MMSCFD sedangkan Kalsel 136,6 MMSCFD,” kata dia di sela – sela  Focus Group Disscusion  (FGD) Prospek Pengembangan dan Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Kalimantan yang digelar di Samarinda, Kaltim, Rabu (19/12/2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *