Proyek JSN Implementasi Work Program Pertamina Hulu Mahakam Tahun 2022

Jakarta,ruangenergi.comPT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian sub holding upstream PT Pertamina (Persero),menyiapkan proyek Jumelai, North Sisi dan North Nubi (JSN) dengan melibatkan rig Hakuryu-14.

Project JSN merupakan implementasi Work prgram PHM di 2022, yaitu pemboran 73 development wells dan 2 exploration well. Target produksi di level Well Head: 500 Mmscfd, dan 24,0 k blpd.

“Penambahan sumur swamp dan sumur offshore, penambahan program well intervention, upaya perbaikan performance baseline serta memaksimalkan kapasitas 3 platform offshore baru Jumelai, North Sisi dan North Nubi yang lebih fit for purpose,” kata General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam Agus Amperianto kepada ruangenergi.com,Selasa (14/09/2021) di Jakarta.

Agus bercerita bahwa PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) meresmikan proses sail away (melayarkan ke laut) topside JML1 proyek Jumelai, North Sisi dan North Nubi (JSN) pada 3 September 2021 di Kab. Bintan, Kepulauan Riau.

BACA JUGA  Kilang Putri Tujuh Milik Pertamina Mau Turn Arround

Proses pembuatan topside ini diawali dengan pemotongan baja pertama (first cut of steel) pada tanggal 1 September 2020 yang lalu, untuk selanjutnya dilayarkan melalui perjalanan laut dari Bintan menuju perairan Kalimantan Timur dan akan dipasang di atas jacket di Lapangan South Mahakam. Direncanakan pada November 2021, topside WPS3 dan WPN4 untuk Lapangan Sisi Nubi akan menyusul secara berurutan.

Topside JML1 akan siap melakukan pengeboran sumur pada November 2021 dan diharapkan proyek pembangunan tiga anjungan lepas pantai ini dapat mendukung keberlangsungan produksi WK Mahakam.

“Untuk WPS3 akan sail away di bulan oktober dari Bintan.Rig yang digunakan adalah Hakuryu-14,”pungkas Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *