Jakarta, ruangenergi.com – Tumpukan jerami padi dan kulit pisang yang selama ini dianggap limbah kini disulap menjadi sumber energi alternatif oleh mahasiswa Institut Teknologi PLN (ITPLN). Inovasi bernama GreenoGel ini dikembangkan sebagai solusi atas ketergantungan masyarakat terhadap LPG yang harganya kerap berfluktuasi.
Produk tersebut diperkenalkan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Putri Mutiara Qalbi, Nazla Salvika Zuchry, dan Farid Ananda Putra dalam ajang Technology Incubation Sprint Program ITPLN. Mereka mengolah limbah biomassa menjadi bioetanol berbentuk gel yang dinilai lebih praktis dan aman digunakan.
Putri Mutiara Qalbi menjelaskan, ide ini berangkat dari kondisi pelaku UMKM dan rumah tangga yang masih bergantung pada bahan bakar konvensional.
“Kami melihat potensi biomassa seperti jerami dan kulit pisang sangat melimpah, tetapi belum dimanfaatkan optimal. GreenoGel hadir sebagai alternatif energi yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Putri saat berbincang, Selasa, 28 April 2026.
Dalam proses produksinya, GreenoGel melalui empat tahapan utama, yakni pretreatment atau persiapan bahan, fermentasi untuk menghasilkan etanol, destilasi guna memurnikan, serta formulasi untuk mengubah cairan menjadi gel.
Meski demikian, inovasi ini masih menghadapi kendala teknis. Dari hasil uji coba awal, kadar etanol yang dihasilkan baru mencapai sekitar 30 persen, belum memenuhi standar optimal untuk pembakaran skala industri.
Nazla Salvika Zuchry mengungkapkan, tantangan utama berada pada tahap destilasi. Sistem yang digunakan saat ini dinilai belum efisien, terutama dalam menjaga kestabilan suhu dan mencegah kebocoran uap.
“Kami masih melakukan penyempurnaan, khususnya pada desain alat destilasi agar lebih efisien dan stabil,” katanya.
Sementara itu, Farid Ananda Putra menambahkan, GreenoGel ditargetkan untuk berbagai segmen pengguna, mulai dari UMKM kuliner, kegiatan luar ruang seperti camping, hingga kebutuhan darurat saat terjadi kelangkaan LPG.
Ia menegaskan, inovasi ini juga mengusung konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna. Setiap program inovasi ITPLN bisa diakses melalui www.itpln.ac.id.
“Harapannya, GreenoGel tidak hanya menjadi alternatif energi, tetapi juga solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Saat ini, GreenoGel masih dalam tahap pengembangan. Namun, kehadirannya menunjukkan potensi besar pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi masa depan.


