Ilustrasi kapal tanker pembawa LNG

SKK Migas: Ada 7 Kargo LNG Belum Terkomitmen Dengan Buyer

Jakarta,Ruangenergi.com-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan bahwa produksi Kilang  LNG Bontang pada tahun 2021 berkisar 77, 74 standart  kargo dimana 18,7 standart kargo direncanakan untuk kebutuhan domestik dan sisanya 59,04 std kargo akan dipasarkan ekspor.

Sedangkan produksi Kilang LNG Tangguh tahun 2021 sebanyak 123 kargo dimana 35 kargo akan domestik dan 88 kargo akan ekspor.

“Nah dari 59 kargo yang direncanakan untuk ekspor, terdapat 7 kargo yang belum terkomitmen dengan buyer. Sementara di Tangguh dari 88 kargo yang direncanakan untuk ekspor, terdapat 2 kargo yang belum terkontrak namun akan dicadangkan untuk domestik in case ada pertumbuhan demand,” kata Deputi Keuangan dan Monetisasi Skk Migas Arief Handoko kepada ruangenergi.com,Senin (04/01/2021) di Jakarta.

Berdasarkan catatan ruangenergi.com, realisasi lifting LNG hingga Juni sebesar 104,8 kargo. Merosot dibandingkan Semester I tahu lalu yang mencapai 119,8 kargo LNG.

“Memang berat ada covid dan harga minyak yang turun signifikan. Kalau dibandingkan Semester I (2019) total hampir 120 kargo, realisasi (Semester I) tahun ini 104,8 kargo, jadi ada perbedaan 15 kargo,” ungkap Arief Handoko dalam paparan kinerja Semester I-2020 hulu migas, Jum’at (17/7/2020) lalu.

Arief menjelaskan, realisasi lifting 104,8 kargo LNG ini berasal dari Kilang Bontang sebanyak 45,2 kargo dan Tangguh sebesar 59,6 kargo. Penurunan pun juga terjadi di sisi serapan LNG.

BACA JUGA  SKK Migas Nantikan First Gas Mengucur Dari HCML

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *