SKK Migas Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG, Ratusan Tersangka Diamankan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Sekretaris SKK Migas, Lukky A. Yusgiantoro, menilai sinergi antara SKK Migas dan Polri, khususnya Mabes Polri, memiliki peran krusial. Kolaborasi tersebut tidak hanya menjaga keamanan operasional industri hulu migas, tetapi juga melindungi objek vital nasional serta memastikan kelancaran rantai pasok energi.

“Kami dari SKK Migas menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Bareskrim Polri, atas komitmen dan konsistensinya dalam penegakan hukum di sektor energi,” ujar Lukky, dikutip dari website SKK Migas.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada 21 April 2026, menyusul keberhasilan Bareskrim Polri mengungkap tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG selama periode 7–20 April 2026.

Sebagai institusi yang memegang mandat strategis dalam pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi, SKK Migas memastikan aktivitas eksplorasi dan produksi berjalan optimal guna menjaga pasokan energi nasional tetap stabil.

Lukky menegaskan bahwa tata kelola energi nasional merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara sektor hulu dan hilir. “Kami di sektor hulu memastikan pasokan energi tersedia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakabareskrim Polri Nunung Syaifuddin yang didampingi Dirtipidter Bareskrim Moh. Irhamni. Sejumlah perwakilan instansi juga hadir, di antaranya dari TNI, SKK Migas, Pertamina Patra Niaga, Kejaksaan Agung, serta PPATK.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Bareskrim Polri berhasil mengamankan 330 tersangka di 223 tempat kejadian perkara (TKP) beserta sejumlah barang bukti. Operasi ini menjadi salah satu langkah besar dalam memberantas penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi serta memperkuat tata kelola distribusi energi nasional agar lebih tepat sasaran.