Wah! Revisi Peraturan Menteri tentang Ketentuan Penawaran PI 10 Persen Segera Terbit, Sabar Ya

Jakarta,ruangenergi.comKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Direktorat Jenderal Migas dalam waktu dekat ini akan segera merilis Peraturan Menteri (Permen) yang merevisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10% (Sepuluh Persen) Pada Wilayah Kerja Minyak Dan Gas Bumi.

Saat ini Biro Hukum Kementerian ESDM tengah mematangkan hasil pembahasan revisi Permen tersebut usai diperiksa oleh Bagian Hukum Ditjen Migas.

“Kalau Permen PI 10% sekarang sudah masuk ke biro hukum untuk diperiksa kembali. Kalau tidak ada hambatan Insya Allah bisa terbit dalam waktu dekat,” kata sumber ruangenergi.com di lingkup pemerintahan, Selasa (21/06/2022) di Jakarta.

Ketika ruangenergi.com mencoba meminta penjelasan dari Dirjen Migas Tutuka Ariadji perihal kabar tersebut, dia hanya berkata singkat.

“Sedang dalam proses,”

Dalam catatan ruangenergi.com, Participating interest (PI) 10% adalah besaran maksimal 10% pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.

Keterlibatan daerah dalam pengelolaan WK migas melalui PI 10% memberikan banyak manfaat. Antara lain, memberikan keuntungan atau profit bagi BUMD yang akan menambah pendapatan daerah. Selain itu, memberikan pengetahuan, pengalaman BUMD dalam pengelolaan blok migas sebagai kontraktor.

Di sisi lain, Pemda yang BUMD atau perusahaan perseroan daerahnya mendapatkan PI 10% bertugas mempermudah dan mempercepat proses penerbitan perizinan di daerah dan membantu penyelesaian permasalahan yang timbul terkait pelaksanaan kontrak kerja sama di daerah.

BACA JUGA  Masih Menyimpan 68 Cekungan, Ini Cara SKK Migas Tarik Minat Investor

Untuk memastikan daerah menikmati sepenuhnya PI 10% ini, kepemilikan saham BUMD tidak dapat diperjualbelikan atau dialihkan. BUMD disahkan melalui Perda dan berbentuk Perusda (100% Pemda) atau Perseroan Terbatas di mana 99% milik Pemda dan sisanya terafiliasi dengan Pemda.

Permen 37 Tahun 2016 merupakan turunan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Migas yang menyatakan bahwa Kontraktor wajib menawarkan PI 10% kepada BUMD dan dilakukan secara kelaziman bisnis. “Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2016 merupakan salah satu tools Pemerintah supaya amanat yang ada di PP Nomor 35 Tahun 2004 dapat tercapai,” ujar Mustafid lagi.

Sesuai dengan Permen Nomor 37 Tahun 2016 tersebut, PI 10% digendong oleh KKKS. Pembiayaan dilakukan terlebih dulu oleh KKKS, terhadap besaran kewajiban BUMD atau Anak BUMD pengelola PI 10%. Selanjutnya, pengembalian diambil dari bagian BUMD dari hasil produksi tanpa dikenakan bunga.

Dengan adanya aturan ini, BUMD sangat berminat mendapatkan PI 10% karena tidak diperlukan modal yang sangat besar. Manfaatnya juga sepenuhnya milik daerah dan dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *