Jakarta, ruangenergi.com — Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menandai tiga tahun kiprahnya sebagai strategic active holding dengan catatan kinerja yang terus menguat. Dalam periode ini, MIND ID menegaskan posisinya sebagai motor penggerak hilirisasi nasional sekaligus mulai memperluas kontribusi dalam rantai pasok global.
Memasuki usia ketiga, MIND ID tidak sekadar merayakan perjalanan waktu, tetapi juga fase penting transformasi. Dengan visi “MIND ID for Indonesia and the World”, perusahaan pelat merah ini semakin agresif mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya mineral dan batu bara Indonesia.
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan bahwa hilirisasi merupakan mandat strategis pemerintah yang selaras dengan arah industrialisasi nasional.
“Kami memastikan setiap komoditas tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi menjadi bagian dari rantai pasok industri yang terintegrasi dan bernilai tambah tinggi,” ujar Maroef.
Selama tiga tahun terakhir, penguatan MIND ID ditopang oleh sinergi antar anggota grup, yakni ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia. Integrasi ini menjadi fondasi dalam membangun ekosistem industri berbasis sumber daya alam yang lebih kompetitif.
Langkah konkret terlihat dari pengembangan proyek strategis, seperti fasilitas pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini memperkuat rantai pasok aluminium nasional dari hulu ke hilir.
Selain itu, MIND ID juga mempercepat integrasi rantai pasok emas nasional melalui sinergi lintas entitas, termasuk dengan beroperasinya fasilitas pemurnian logam mulia di Gresik.
Tak hanya itu, MIND ID turut memainkan peran penting dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan energy storage berbasis nikel. Inisiatif ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam rantai pasok global industri energi masa depan.
Menurut Maroef, integrasi yang dibangun tidak hanya meningkatkan kinerja korporasi, tetapi juga memperkuat struktur industri nasional, mengurangi ketergantungan ekspor bahan mentah, serta menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah.
Ke depan, MIND ID akan terus memperluas proyek hilirisasi terintegrasi, mulai dari penguatan ekosistem baterai hingga pengembangan industri bauksit–alumina–aluminium.
Selain itu, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra global guna menghadirkan inovasi teknologi dan meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat internasional.
Momentum ulang tahun ketiga yang bertepatan dengan Idul Fitri turut menjadi refleksi bagi MIND ID untuk terus menghadirkan proses bisnis yang berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar bagi bangsa.
“Kekuatan terbesar MIND ID bukan hanya pada sumber daya, tetapi pada soliditas dan sinergi seluruh Grup,” tutup Maroef.
Dengan fondasi integrasi yang semakin kuat, MIND ID kini berada di jalur strategis untuk tidak hanya menjadi pemain utama di dalam negeri, tetapi juga aktor penting dalam rantai pasok industri global.


