PHR Pastikan Operasi Hulu Migas Tetap Aman di Tengah Pemadaman Listrik Sumatra

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Di tengah terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Sumatra, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memastikan aktivitas operasi hulu migas di Wilayah Kerja Rokan tetap berlangsung aman, stabil, dan terkendali.

Pjs Manager Corporate Communication PHR Fikri Fardhian, menegaskan bahwa fasilitas produksi utama perusahaan tidak terdampak gangguan kelistrikan eksternal karena didukung oleh sistem kelistrikan terintegrasi yang beroperasi secara mandiri dan terpisah dari jaringan listrik PLN.

“Sehubungan dengan situasi pemadaman listrik di sejumlah wilayah Sumatra, aktivitas operasi hulu migas di Wilayah Kerja Rokan tetap berjalan aman dan terkendali,” ujar Fikri dalam keterangannya kepada ruangenergi.com, Jumat malam (22/05/2026).

Ia menjelaskan, seluruh sistem penunjang produksi migas saat ini berfungsi normal sehingga kegiatan operasional di lapangan tetap berjalan sesuai standar keselamatan dan keandalan operasi.

PHR juga terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi di lapangan. Manajemen bersama tim operasional disebut bergerak cepat mengantisipasi berbagai dinamika kondisi eksternal yang berpotensi memengaruhi aktivitas produksi.

Selain menjaga keberlangsungan operasi, PHR menegaskan komitmennya dalam menjaga koordinasi aktif dengan para pemangku kepentingan daerah. Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas operasional sekaligus menjaga aspek keselamatan kerja, keamanan fasilitas, serta perlindungan lingkungan di seluruh wilayah operasinya.

Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, keberlangsungan operasi WK Rokan menjadi perhatian penting di tengah kondisi kelistrikan yang sempat terganggu di beberapa daerah Sumatra. PHR memastikan seluruh sistem kritikal tetap dalam kondisi andal demi menjaga pasokan energi nasional tetap aman.

Terpisah, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatra Bagian Utara Sebastian Julius kepada ruangenergi.com, menegaskan kegiatan operasi produksi kontraktor kontrak kerja sama yang ada di wilayah Sumatra Bagian Utara, khususnya di Aceh, Sumatra Utara, Riau, tetap beroperasi dengan normal walau di sekitarnya padam listrik.