Jakarta, ruangenergi.com-PT Pertamina Trans Kontinental kembali menegaskan kiprahnya sebagai perusahaan logistik energi maritim yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina ini sukses meraih penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026 untuk kategori Program Lingkungan Maritim, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat.
Penghargaan yang digelar oleh The Iconomics bersama Axia Research di Jakarta, Kamis (21/5/2026), menjadi pengakuan atas konsistensi PTK dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada keberlanjutan sektor maritim nasional.
Plt Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan bahwa program TJSL perusahaan dirancang selaras dengan bisnis utama PTK di bidang layanan maritim, pelayanan, dan logistik terpadu.
“Program TJSL atau CSR merupakan salah satu peran PTK bagi lingkungan sekitar. Fokus kami di bidang kemaritiman diharapkan dapat berkontribusi mendukung peningkatan kesejahteraan dan pelestarian maritim,” ujar Eko.
Salah satu program unggulan PTK berada pada pilar pendidikan. Melalui inisiatif PTK Goes to Campus, pemberian beasiswa, hingga fasilitas penunjang pendidikan bertajuk LiteraSEA, PTK aktif memperkuat kualitas sumber daya manusia sektor pelayaran.
Terbaru, program tersebut hadir di dua perguruan tinggi vokasi pelayaran di Makassar, yakni Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dan Politeknik Pelayaran Barombong. Langkah ini dinilai menjadi bentuk nyata dukungan PTK terhadap pengembangan pendidikan kemaritiman nasional sekaligus mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat tentang pendidikan berkualitas.
Tak hanya pendidikan, PTK juga menjalankan berbagai program sosial-ekonomi dan pelestarian lingkungan di kawasan pesisir Indonesia. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus menjaga ekosistem maritim yang menjadi tulang punggung logistik nasional.
VP Legal and Relations PTK, Amran Reza, mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi baru bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan di sektor maritim.
“Apresiasi ini menjadi semangat bagi PTK untuk berperan dalam pengelolaan sosial dan lingkungan maritim, serta mendorong keandalan layanan PTK yang berkelanjutan,” kata Amran.
Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK saat ini mengelola ratusan armada kapal di berbagai wilayah strategis Indonesia. Menariknya, perusahaan mencatat tingkat keandalan layanan di atas 99 persen — angka yang mencerminkan ketepatan waktu dan keselamatan operasional dalam industri energi yang sangat menuntut presisi tinggi.
Operasional terintegrasi PTK sendiri mencakup layanan Support Vessel Provider, Marine Service, Port Operations Services, hingga Shorebase, menjadikan perusahaan ini salah satu tulang punggung distribusi energi maritim nasional.

