PTT Thailand Comeback! Setelah Moratorium Dicabut, Investasi Migas Indonesia Kembali Dibidik

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Setelah pemerintah mencabut moratorium investasi, perusahaan energi asal Thailand, PTT, mulai mengambil langkah nyata untuk kembali menanamkan modalnya di Indonesia.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan, manajemen PTT Thailand Indonesia bersama manajemen PTT Thailand Bangkok datang ke kantor SKK Migas pada Selasa (19/8/2026).

Kedatangan tersebut menjadi tindak lanjut dari rencana PTT Thailand untuk kembali berinvestasi di Indonesia setelah moratorium dicabut.

“Alhamdulilah, Manajemen PTT Thailand Indonesia dan Manajemen PTT Thailand Bangkok, hari ini datang ke kantor SKK Migas sebagai tindak lanjut rencana PTT Thailand untuk berinvestasi kembali di Indonesia setelah moratorium dicabut,” ujar Djoko melalui keterangannya, Selasa (19/8/2026).

Djoko menyambut positif langkah tersebut. Menurut dia, kehadiran kembali PTT menjadi sinyal bahwa minat investor asing terhadap sektor hulu migas Indonesia mulai bergerak setelah pemerintah memberikan ruang investasi yang lebih terbuka.

Ia pun berharap proses investasi PTT Thailand dapat berjalan cepat dan lancar.

“Mohon doa berjalan lancar, aman dan cepat sehingga investasi cepat terlaksana, Aamiin YRA,” kata Djoko.

Masuknya kembali PTT Thailand menjadi perkembangan menarik di tengah upaya pemerintah dan SKK Migas mendorong investasi hulu migas. Selain membuka peluang tambahan modal, investasi baru juga diharapkan memperkuat kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas di Indonesia.

Langkah PTT tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pencabutan moratorium mulai direspons oleh calon investor dengan langkah konkret, bukan sekadar penjajakan.

Kini, publik menanti seperti apa bentuk investasi yang akan direalisasikan PTT Thailand dan wilayah kerja migas mana yang akan menjadi sasaran investasi perusahaan tersebut.

Jika prosesnya berjalan sesuai harapan, kembalinya PTT Thailand bisa menjadi salah satu tambahan amunisi bagi Indonesia untuk menggenjot eksplorasi dan meningkatkan produksi migas nasional.