Good News dari Kepala SKK Migas Djoko Siswanto! Sumur JNE-6 Catat Uji Produksi 60 MMSCFD

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar menggembirakan datang dari kegiatan hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional. Sumur pengembangan Jangkrik North-East-6 (JNE-6) berhasil mencatatkan hasil uji produksi gas sebesar 60 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Kabar tersebut disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), Djoko Siswanto, dan diceritakan kepada ruangenergi.com di dalam laporan Very Good News kepada Menteri ESDM, Wakil Menteri ESDM, jajaran Komisi Pengawas SKK Migas, serta para pimpinan terkait, Sabtu (10/10/2026).

“Alhamdulillah, pengeboran sumur pengembangan Jangkrik North-East-6 (JNE-6) telah berhasil dilakukan test dengan produksi 60 MMSCFD,” demikian laporan yang disampaikan Djoko kepada RuangEnergi.com.

Capaian tersebut menjadi kabar positif bagi pengembangan lapangan gas Jangkrik, sekaligus menambah optimisme terhadap upaya menjaga pasokan gas bumi nasional.

Tak berhenti pada keberhasilan uji produksi, sumur JNE-6 juga ditargetkan segera memasuki tahap produksi. Dalam laporannya, Djoko menyampaikan harapan agar sumur tersebut dapat mulai berproduksi pada Oktober 2026.

“Mohon doa, insya Allah pada bulan ini juga, sumur segera diproduksikan dengan aman, lancar dan selamat,” tulis Djoko.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keselamatan operasi tetap menjadi perhatian utama menjelang pengoperasian sumur. Tahap menuju produksi komersial memerlukan kesiapan teknis dan operasional agar kegiatan dapat berlangsung sesuai standar keselamatan.

Keberhasilan uji produksi JNE-6 sebesar 60 MMSCFD menjadi perkembangan yang patut dicermati dalam upaya meningkatkan kontribusi produksi gas dari sektor hulu migas.

Namun, angka tersebut merupakan hasil uji produksi (production test). Realisasi produksi berkelanjutan setelah sumur resmi dioperasikan masih perlu menunggu pelaksanaan produksi dan pengumuman lebih lanjut.

Dalam pesan penutupnya, Djoko menyampaikan apresiasi kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Searah, Muara Bakau, dan SKK Migas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menggaungkan semangat bersama untuk mendorong peningkatan lifting migas nasional.

“Bersama kita: Doa & BISA. Lifting naik: BISA, BISA, BISA,” demikian pesan penyemangat yang mengakhiri laporan tersebut.

Dengan hasil uji produksi 60 MMSCFD dan target mulai berproduksi pada bulan ini, perhatian berikutnya tertuju pada realisasi pengoperasian JNE-6 serta kontribusinya terhadap pasokan gas bumi Indonesia.