Aplikasi SINERGI Ditjen EBTKE

Aplikasi Besutan Kementerian ESDM Raih Predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji

Jakarta, Ruangenergi.com Percepatan Penerapan Manajemen Energi sebagai Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca melalui Aplikasi SINERGI (Sistem Informasi Konservasi Energi) berhasil meraih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021.

Pasalnya, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian PAN-RB dalam Live Pengumuman Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji KIPP 2021, yang disiarkan di platform YouTube, Kamis (29/7).

Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, memberikan ucapan selamat kepada peraih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji.

Ia berharap, ke depan inovasi pelayanan publik agar mengikuti perkembangan dan tantangan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Pemerintah, baik Kementerian, Lembaga, Instansi Pemerintah Daerah, maupun BUMN yang terpilih menjadi Top Terpuji Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021,” katanya.

Ia mengungkapkan, ke depan kompetisi inovasi pelayanan publik agar dimodifikasi sesuai dengan perkembangan dan tantangan yang ada. Terutama dalam menjalankan era adaptasi kebiasaan baru dengan menggunakan platform digital yang semakin luas.

Sebagaimana diketahui, Aplikasi SINERGI besutan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini berhasil masuk menjadi Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dan kemudian meraih predikat Top Inovasi Terpuji.

Sebelumnya, aplikasi rintisan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM ini berhasil lolos seleksi dari 1.619 proposal inovasi pelayanan publik dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah.

BACA JUGA  Mamit: Teknologi CCUS untuk Pembangkit Listrik Masih Dalam Kajian

Selanjutnya, Aplikasi SINERGI berhasil lolos menjadi Top 99 dalam evaluasi substansi. Kemudian, pada tahapan presentasi dan wawancara, Menteri ESDM Arifin Tasrif memberikan sambutan dan Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana menyampaikan presentasi.

Hal ini menunjukkan komitmen Kementerian ESDM dalam melakukan inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Pada tahapan presentasi, Dirjen EBTKE, Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa website SINERGI menjadi platform lengkap dalam yang menyatukan beberapa aplikasi pelaporan terkait Konservasi Energi, yaitu Pelaporan Online Manajemen Energi (POME), Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE), hingga Peralatan Berlabel Hemat Energi.

Perubahan platform tersebut membawa beberapa nilai kebaruan dengan mengkombinasikan beberapa regulasi konservasi energi yang diterbitkan oleh pemerintah. Salah satunya mengenai standar kinerja energi minimum dan lebelisasi tingkat hemat energi.

“Sinergi ini tidak hanya berfokus pada pelaporan (manajemen energi), tapi akan dapat feedback dan hasilnya bisa dipelajari oleh pihak lain,” kata Dadan.

Sebagaimana diketahui, SINERGI adalah hasil pengembangan inovasi yang dilakukan oleh Ditjen EBTKE. Aplikasi ini berbasis website untuk menyajikan informasi beragam dan dapat diakses cepat terkait Konservasi Energi di Indonesia.

“Aplikasi Sinergi ini juga membantu mempromosikan peralatan-peralatan pemanfaat energi yang sudah menerapkan energi minimum dan label tanda hemat energi,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *