Bukan Sekadar Hemat: Pertamina Drilling Cetak Prestasi di OPTIMUS Award 2025

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Di tengah tekanan efisiensi industri hulu migas yang kian kompetitif, PT Pertamina Drilling Services Indonesia justru menunjukkan langkah progresif. Bukan sekadar bertahan, perusahaan ini melaju dengan strategi yang terukur—menghemat jutaan dolar tanpa mengorbankan keselamatan dan keandalan operasi.

Pengakuan atas capaian tersebut hadir dalam ajang OPTIMUS Award 2025 & Kick Off 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (30/4). Dalam forum itu, Pertamina Drilling diganjar penghargaan kategori Exceeding KPI Target Stretch, sebuah label bagi entitas yang melampaui target efisiensi yang telah ditetapkan.

Angkanya tidak main-main. Sepanjang 2025, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi ini mencatat penghematan hingga 12,8 juta dolar AS. Capaian tersebut lahir dari 21 inisiatif strategis—mulai dari optimalisasi teknologi hingga integrasi proses pengadaan.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari perubahan cara pandang dalam menjalankan operasi.

“Melalui OPTIMUS, kami menekankan efisiensi dari sisi teknologi, integrasi pengadaan, hingga pemanfaatan fasilitas bersama. Ini menjadi bagian dari budaya kerja yang lebih adaptif dan inovatif,” ujarnya.

Di balik angka efisiensi tersebut, ada prinsip yang tidak ditawar: HSSE. Efisiensi, menurut Avep, tidak boleh mengorbankan keselamatan kerja, keamanan operasional, maupun aspek lingkungan. Justru, integritas peralatan dan keandalan sistem menjadi fondasi utama dalam setiap inisiatif.

Hal senada disampaikan Dodik Prasetyo, yang juga berperan sebagai TCO Coordinator OPTIMUS 2025. Ia menilai capaian tahun ini bukan hanya melampaui target, tetapi juga mencerminkan akselerasi budaya efisiensi di internal perusahaan.

“Pencapaian OPTIMUS Pertamina Drilling tahun 2025 cukup impresif, dengan melebihi KPI stretch. Kami juga mencatatkan 21 inisiatif Project Charter, meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun 2024,” katanya.

Program OPTIMUS (Optimization Upstream) sendiri merupakan inisiatif strategis yang dikembangkan oleh PHE untuk menjawab tantangan biaya di sektor hulu migas. Namun lebih dari sekadar penghematan, OPTIMUS didesain untuk membangun ekosistem kerja yang kolaboratif, adaptif, dan berbasis teknologi.

Dalam konteks yang lebih luas, penghargaan OPTIMUS bukan hanya soal angka efisiensi. Ia menjadi indikator transformasi—bagaimana perusahaan energi nasional berupaya menjaga keberlanjutan operasi sekaligus memperkuat kapasitas investasi di tengah dinamika global.

Bagi Pertamina Drilling, capaian ini bukan garis akhir. Ia justru menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh—membuktikan bahwa efisiensi dan inovasi bisa berjalan beriringan dalam menjaga ketahanan energi negeri.