Reklamasi bekas tambang

Ditjen Minerba Terjunkan Inspektur Tambang ke Mentewe Kalimantan Selatan

Jakarte,ruangenergi.com-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kirimkan Inspektur Tambang ke lokasi Desa Mentawakan Mulya Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan  dimana terjadi  hilangnya 17 orang di area tambang batubara tradisional.

Ada sekitar 17 orang yang tertimbun longsor saat hujan terjadi di wilayah tersebut. Peristiwa tersebut, diketahui terjadi pada Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 14.00 wita.  Longsoran terjadi di tambang manualan yang berlokasi di KM 33.

“Kami baru dapet informasi Tim Investigasi Inspektur Tambang sudah berada di sana sejak tadi malam
Tim masih melakukan investigasi, segera kita infokan hasilnya ya,” kata Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba KESDM Lana  Saria kepada ruangenergi.com,Selasa (26/01/2021) di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diterima ruangenergi.com, bahwa ada 10 orang pekerja tambang batubara tradisional masih terperangkap di lorong eks Tambang di KM 33 Desa Mentawakan Mulya Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu.

BACA JUGA  Dukung Ekonomi Sibolga, Pertamina Resmikan Depot Pesawat Udara

Ancaman Pidana

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberikan sanksi administrasi berupa penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin dalam setiap usaha pertambangan yang tidak mentaati setiap peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Direktur Teknik dan Lingkungan, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan, dalam Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang. Pemerintah akan memberikan sanksi administrasi bagi perusahaan yang melanggar ketentuan kewajiban penempatan jaminan Reklamasi dan/atau pelaksanaan Reklamasi dan/atau Pascatambang.

“Sanksi administrasi tersebut berupa peringatan, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha pertambangan,” ungkap Lana kepada Ruangenergi.com, (25/01).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *