Jakarta, ruangenergi.com – Institut Teknologi PLN (Institut Teknologi PLN) resmi menjalin kerja sama dengan PT Ace Indonesia Sukses terkait program pemagangan mahasiswa ke Jepang. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Selasa, 19 Mei 2026 kemarin, yang diharapkan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa ITPLN untuk berkarier di tingkat internasional.
Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., MT., IPU., ASEAN Eng., mengatakan peluang magang ke Jepang menjadi langkah strategis bagi kampus dalam mencetak lulusan berdaya saing global.
“Kalau ada peluang di Jepang, khususnya untuk internship atau program magang di Jepang, tentu tawaran ini sangat kami sambut baik. Kami ingin mendorong anak-anak kami bukan hanya jago kandang, bukan hanya jago di Indonesia, tapi juga mampu mendunia sesuai visi kampus,” ujar Iwa dalam keterangannya, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut dia, kerja sama tersebut menjadi pintu awal pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan industri internasional. Ia menilai kecepatan dalam membangun kerja sama menjadi faktor penting dalam kemajuan institusi pendidikan saat ini.
“Zaman sekarang kecepatan menjadi kunci dalam pengembangan dan kemajuan institusi. Karena itu kami berharap kerja sama ini bisa segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya ITPLN, Heryawan, mengatakan kampusnya memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja global melalui 19 program studi, sekolah vokasi, sekolah pascasarjana, dan empat fakultas yang dimiliki ITPLN.
Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa ITPLN mencapai sekitar 5.500 orang. Menurut Heryawan, kerja sama dengan dunia industri luar negeri menjadi peluang penting agar lulusan memiliki kesiapan kerja dan mental kompetitif.
“Kehadiran teman-teman dari Ace Indonesia Sukses sangat membantu kami untuk membuka peluang kolaborasi ke depan. Harapan kami, kerja sama ini bisa memberikan warna baru bagi mahasiswa dan alumni untuk siap bekerja di tingkat internasional,” katanya.
Di sisi lain, Direktur PT Ace Indonesia Sukses, Yaya Karta Wijaya, menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya merupakan bagian dari Ace Group Jepang yang bergerak sebagai penghubung tenaga kerja muda internasional untuk berkarier di Jepang.
Menurut Yaya, pihaknya saat ini fokus mengembangkan sejumlah program, mulai dari magang umum, pekerja berketerampilan khusus (SSW), internship mahasiswa aktif, hingga program engineering bagi lulusan perguruan tinggi.
“Khusus internship ini kemungkinan besar akan menjadi fokus kerja sama dengan ITPLN,” kata Yaya.
Ia mengungkapkan kebutuhan tenaga magang Indonesia di Jepang terus meningkat. Bahkan, dalam satu bulan terakhir pihaknya telah menyalurkan 150 mahasiswa magang ke Honda dan 150 mahasiswa lainnya ke Toyota.
“Total kebutuhan mencapai 300 mahasiswa magang per bulan ke Jepang. Kalau ITPLN bisa membantu memenuhi kebutuhan itu tentu sangat membantu,” ujarnya.
Yaya menambahkan, seluruh biaya pelatihan hingga keberangkatan peserta ditanggung melalui skema pendanaan internal dari pihak Jepang tanpa bunga maupun jaminan.
“Dari pelatihan bahasa Jepang, budaya kerja, sampai keberangkatan menggunakan dana talangan dari Jepang. Jadi peserta berangkat dengan biaya nol rupiah,” katanya.
Menurut dia, tingkat penyerapan peserta program ke Jepang juga cukup tinggi. Dalam enam bulan terakhir, sekitar 120 peserta dari total 150 peserta magang dan tenaga ahli berhasil diberangkatkan ke Jepang.
“Alhamdulillah tingkat penyerapan kami mencapai 90 persen dalam enam bulan terakhir dan kami berharap kerja sama ini bisa berkelanjutan,” kata Yaya.

