Geopolitik Memanas, ITPLN Beberkan Langkah Strategis Hadapi Krisis Energi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas energi dunia. Dampaknya diprediksi tidak hanya dirasakan negara-negara konflik, tetapi juga berpotensi menghantam Indonesia melalui lonjakan harga dan gangguan pasokan energi.

Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., MT., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa situasi global saat ini tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, krisis energi dapat datang tanpa peringatan jika Indonesia tidak mempersiapkan langkah strategis sejak dini.

“Ketegangan geopolitik global berdampak pada rantai pasok energi. Walaupun lokasinya jauh, efeknya bisa langsung terasa di Indonesia, mulai dari kenaikan harga hingga potensi gangguan pasokan,” ujar Iwa dalam keterangannya, Selasa, 21 April 2026.

Ia menekankan bahwa respons terhadap ancaman krisis energi tidak cukup hanya bersifat reaktif. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diminta untuk mengambil langkah yang terukur, sistematis, dan berbasis data.

“Langkah yang diambil harus tepat, benar, dan cerdas. Kebijakan energi tidak boleh didasarkan pada asumsi, melainkan harus berbasis data yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut, Iwa menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk menghadapi ancaman tersebut. Potensi energi terbarukan dinilai sangat melimpah, mulai dari energi surya, air, panas bumi, hingga biomassa dan energi laut.

Namun demikian, potensi tersebut perlu diimbangi dengan arah kebijakan yang jelas serta keberanian untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

“Kita harus mulai memperkuat energi dalam negeri dan membangun sistem yang tangguh terhadap gejolak global. Kemandirian energi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dan keberlanjutan di masa depan.

Menurutnya, strategi energi nasional harus mampu melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga sekaligus menjamin ketahanan jangka panjang.

Dalam situasi global yang tidak menentu, Iwa menilai ketahanan energi menjadi kunci agar Indonesia tetap stabil dan mampu bertahan dari berbagai tekanan eksternal. Setiap program akademik ITPLN bisa diakses melalui laman www.itpln.ac.id.

“Ini bukan sekadar soal bertahan dari krisis, tetapi memastikan Indonesia tetap berdiri kuat apa pun yang terjadi di dunia,” pungkasnya.