Kehadiran Pertamax Turbo di Kepulauan Bangka Belitung

Hadir di Kepulauan Babel, Pertamax Turbo Jawaban Masyarakat Peroleh BBM Terbaik

Pangkalpinang, Ruangenergi.com – PT Pertamina (Persero) terus memperluas pemasaran BBM jenis Pertamax Turbo dengan angka Oktan atau RON (Research Oktan Number) 98. Hal tersebut guna mendorong penggunaan bahan bakar yang mendukung teknologi mesin mobil terkini.

Melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, BBM beroktan 98 tersebut hadir di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Softlaunching penyaluran perdana Pertamax Turbo dilakukan oleh Fuel Terminal Manager Pangkalbalam, Syofiyardi, dengan didampingi oleh Satriyo Wibowo Wicaksono selaku Sales Branch Manager (SBM) Rayon V Bangka.

Pertamax Turbo dipatok dengan harga Rp 10.050 per liter, dimana penyaluran perdana sebesar 16 Kiloliter, yang didatangkan langsung dari Fuel Terminal Kertapati, Palembang. Rencananya produk ini akan dijual juga di Kecamatan Toboali dan Kecamatan Sungailiat.

Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami, mengatakan, Bahan Bakar berkualitas tinggi yang dilengkapi dengan Ignition Boost Formula (IBF) sudah mulai dipasarkan di SPBU 23.331.11 Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, sejak Sabtu (9/10).

Sisanya akan hadir di SPBU wilayah Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Induk, Povinsi Bangka Belitung.

Menurutnya, kehadiran Pertamax Turbo sekaligus sebagai jawaban bagi masyarakat seiring dengan tingginya kesadaran untuk mencari BBM terbaik di Indonesia, serta penggunaan BBM berkualitas untuk mendukung performa kendaraan secara optimal.

Petugas SPBU sedang isi Pertamax Turbo

Ia menjelaskan, Pertamax Turbo merupakan BBM terbaik yang ada di Indonesia saat ini, dengan nilai RON tertinggi sebesar 98.

“Dengan Formula Ignition Boost Pertamax Turbo dapat membuat mesin lebih responsif serta meningkatkan akselerasi dan performa mesin kendaraan. Apalagi di wilayah Kepulauan Bangka banyak masyarakat memiliki kendaraan dengan spesifikasi teknologi tinggi sehingga pasar Pertamax Turbo ke depan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen,” ungkap Dewi, dalam keterangan resminya (13/10).

Lebih rinci, ia mengatakan, Pertamax Turbo merupakan salah satu BBM yang ramah lingkungan, dikarenakan emisi gas buang dengan kadar karbon yang rendah. Kadar sulfur Pertamax Turbo saat ini maksimal di angka 50 part per million (ppm) atau setara dengan standar Euro 4.

“Kelebihan Pertamax Turbo lainnya antara lain meningkatkan performa mesih sehingga tenaga yang dihasilkan maksimal, kadar oktan yang tinggi mampu menyempurnakan sistem pembakaran yang berakibat pada efisiensi BBM, kecepatan kendaraan menjadi maksimal, dan kendaraan lebih enteng sehingga nyaman untuk dikendarai,” imbuhnya.

Dewi mengemukakan, Pertamina mengapresiasi konsumen yang konsisten menggunakan Bahan Bakar Non Subsidi, di mana tidak hanya sekedar mendukung performa kendaraan, namun memiliki kesadaran akan kesehatan lingkungan, udara yang bersih serta sehat.

BACA JUGA  Ini Tujuan Energy Watch akan selenggarakan webinar "Sub Holding Pertamina, Melanggar Hukum ?"

Salah satu konsumen Pertamax Turbo, Hendra, mengatakan, dirinya sudah terbiasa menggunakan Pertamax Turbo untuk kendaraannya.

“Saya sudah terbiasa menggunakan Pertamax Turbo di luar Babel dan selama ini sudah berharap agar Pertamax Turbo hadir di Babel supaya bisa digunakan untuk motornya yang sudah dimodifikasi,” ungkap kata Hendra, yang bekerja sebagai Manajer Pemasaran Yamaha Pangkalpinang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *