Ibu Lies Luluk Sumiarso Berpulang, Keluarga Besar Energi Nasional Berduka

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com – Kabar duka datang dari keluarga besar sektor energi nasional. Ibu Lies Luluk Sumiarso dikabarkan wafat. Almarhumah merupakan istri Luluk Sumiarso, birokrat senior yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Istri tercinta Luluk Sumiarso, Ibu Hj. Hari Sulistyowati, yang akrab disapa Lies Luluk Sumiarso, telah berpulang. 

Ucapan belasungkawa dan doa mengiringi kepergian almarhumah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala kekhilafannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Nama Luluk Sumiarso sendiri cukup dikenal dalam perjalanan tata kelola energi Indonesia. Ia pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, serta Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE).

Dalam perjalanan kariernya, Luluk menjabat Sekretaris Jenderal Departemen ESDM pada 2003–2006, kemudian menjadi Dirjen Migas pada 2006–2008. Ia selanjutnya dipercaya memimpin Ditjen EBTKE pada 2010–2011, ketika pengembangan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi semakin mendapat tempat dalam agenda kebijakan nasional.

Pengalaman Luluk melintasi berbagai bidang strategis, mulai dari ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi, hingga energi terbarukan. Rekam jejak tersebut menjadikannya salah satu birokrat yang memahami dinamika pengelolaan sektor energi dari berbagai sisi.

Di luar aktivitas pemerintahan, Luluk juga dikenal sebagai penulis dan penggiat seni tradisi. Pengalamannya sebagai regulator energi dituangkan dalam buku Jejak Berpijak: Belajar Menjadi Regulator Energi.

Sementara itu, jenazah Ibu Lies Luluk Sumiarso dijadwalkan diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Regensi Hijau I No. 5, Mega Kebon Jeruk, Joglo, Jakarta Barat, pada pukul 11.15 WIB.

Almarhumah akan dimakamkan selepas salat Zuhur di Taman Pemakaman Tanah Kusir, Blok AA I, Blad 041, Jakarta Selatan.

Doa terbaik dipanjatkan bagi almarhumah. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa‘fu ‘anha.

Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.