Ikut Perkembangan Tekhnologi, Saatnya PTK Manfaatkan Digitalisasi

Jakarta, Ruangenergi.com – Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental (PTK), Nepos MT Pakpahan mengatakan, perkembangan teknologi di era Digital 4.0 saat ini semakin pesat, sehingga pada setiap proses bisnis PTK, sudah saatnya memanfaatkan digitalisasi. Hal ini sejalan dengan arahan Dewan Komisaris PTK dan juga komitmen Direksi untuk memaksimalkan penggunaan Teknologi IT dalam setiap bisnis di lingkungan PTK.

“Pencanangan program digitalisasi ini memang sudah tertuang dalam Roadmap Digitalisasi PTK tiga tahunan, salah satunya mengimplementasikan SAP Modul PM,” kata Nepos dalam keterangan reaminya yang diterima Ruangenergi.com di Jakarta, Rabu (22/7).

Seperti diketahui, PT PTK belum lama ini telah melakukan Go Live SAP Modul Plant Maintenance. Anak Perusahaan Pertamina yang bergerak di Bidang Usaha Pelayaran, Jasa Maritim dan Logistik ini siap melakukan perubahan dengan memanfaatkan digitalisasi pada setiap proses bisnisnya.

Menurut Nepos, sistem ini akan menjadi pionir untuk penerapan teknologi informasi secara terintegrasi dengan sistem SAP Persero di kapal-kapal milik PTK. “Saya sangat bersyukur dan bangga karena system ini sudah dapat dilaksanakan.Kita sudah berani memulai, ini sungguh sangat luar biasa, ke depan tinggal kita tingkatkan lagi, dan berharap digitalisasi di Fungsi Fleet bisa sukses dan sustain ke depannya. PTK sudah naik kelas, Ship Management ini dapat kita claim sebagai world class,” paparnya.

Ia juga meminta kapada para pekerja di Fungsi Fleet untuk tetap semangat. Karena kemampuan mereka sangat luar biasa dan perlu diexplore bersama untuk kemajuan PTK di masa yang akan datang. “Komitmen BOD sangat kuat dan akan support penuh. Saya juga berharap agar Tim CSS Persero terus memberikan supportnya, dan kami seluruh Jajaran Direksi mengucapkan terimakasih atas bantuannya sehingga Go Live SAP Modul PM ini dapat terlaksana dengan baik,” tutup Nepos.

BACA JUGA  Kantongi Ijin, CPI Tancap Gas Lakukan Pemboran di Duri

Pada kesempatan yang sama, Project Leader Hadi Purnomo mengungkapkan, bahwa PTK telah mulai merencanakan program unggulan ini dengan penggunaan Teknologi IT sejak akhir tahun 2019 dan telah di Kick Off pada tanggal 30 Maret 2020 untuk 20 kapal sebagai wave I.

“Initial Go Live diawali di kapal Arafura, dan dilanjutkan dengan wave II untuk kapal-kapal berikutnya. Tujuan implementasi SAP Modul PM di Kapal-kapal milik PTK adalah untuk menciptakan efektifitas dan efisiensi kegiatan operasional kapal- kapal milik PTK,” ungkapnya.

Sementara VP Business Demand CICT PT Pertamina (Persero), Ahmad Jaelani mengatakan, bahwa launching Modul Plant Maintenance (PM) dikembangkan sesuai dengan target waktu yaitu dalam periode bulan Maret sampai bulan Juli 2020 dan segera dapat diimplementasikan di 67 Kapal milik PTK,” tukasnya.

Menurut dia, sukses tidaknya sistem ini 87% dipengaruhi dari kesiapan SDM, untuk itu perlu disiapkan resourcesnya oleh PTK dan Persero siap memberikan support yang dibutuhkan oleh PTK terkait dengan change management, sehingga dapat diimplementasikan dengan baik diseluruh kapal milik PTK.

“Digitalisasi Proses Bisnis di Fungsi Fleet ini bertujuan untuk mendukung operasional kapal-kapal milik PTK agar lebih efisien dan efektif, sehingga dapat memberikan value added bagi Perusahaan,” pungkasnya.(SF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *