Kemenkeu Akui Trending Energi Dunia Beralih dari Fosil ke EBT

Jakarta,ruangenergi.comDirektur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (10/06/2021),meminta dukungan dari Komisi VII DPR untuk mendesign suatu program yang baik dari sumber energi baru dan terbarukan.

EBT menjadi perhatian dari Kementerian Keuangan. Penggunaan EBT karena didorong untuk menuju lingkungan yang sehat.

Trend perubahan energi menjadi perhatian kami dari fosil menuju EBT.Ini membuat perusahaan-perusahaan besar sekalipun, beralih dari fosil ke EBT.Jadi kita harus cermat betul untuk menjanjikan insentif dan sebagainya.Nanti kita menjanjikan insentif besar,mereka (perusahaan/investor) tidak masuk. Kita menjanjikan insentif besar ternyata tidak terjadi juga minat kepada migas.Kami justru mulai berpikir bagaimana memformulasikan cara lebih baik untuk mendorong EBT ini ya.Bukan di migasnya ya sebetulnya.Walaupun tentunya migas harus di maintenance karena dia masih menjadi sumber pendapatan kita yang baik,” kata Isa Rachmatarwata di saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR,Kamis (10/06/2021) di Jakarta.

Sebetulnya,lanjut Isa, Kemenkeu berusaha menggali ke arah sini (EBT). Beberapa contoh,seperti mendukung government drilling untuk pengembangan panas bumi.

“Kami sangat mendukung hal tersebut dan kami terus berkomunikasi dengan ADB (Asia Development Bank), World Bank dan sebagainya.Mereka sangat-sangat tertarik mendukung Indonesia membangun EBT dalam bentuk panas bumi.Ini kami memohon dukungan dari Komisi VII DPR untuk melihat,mengeksplorasi hal-hal lain, termasuk energi baru yang lain apakah tenaga surya,tenaga bayu, kiranya bagaimana kita bisa mendesign satu program,insentif yang dan juga kemudian efektif untuk meningkatkan sumber energi terbarukan,” tutur Isa,Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu yang lahir di Jombang, 30 Desember 1966, Isa Rachmatarwata mengenyam pendidikan di Institut Tekhnologi Bandung.

Kemenkeu,tambahnya,memperhatikan dorongan dunia untuk menjadikan lingkungan yang lebih baik dengan EBT.

BACA JUGA  Mengurai Tantangan Pengembangan Energi Panas Bumi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *