Koperasi Daerah Tembus Rantai Pasok Migas, Minyak Jambi Mulai Mengalir ke Pertamina

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jambi, ruangenergi.com — Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melaporkan capaian penting: untuk pertama kalinya, Koperasi Batanghari Patra Niaga (BPN) berhasil mengalirkan minyak dari Sumas (Sumur masyarakat) di Provinsi Jambi ke Pertamina.

Laporan yang disampaikan pada Rabu, 29 April 2026 itu disebut sebagai “good news” setelah proses panjang dan berliku yang melibatkan berbagai pihak di daerah. Keberhasilan ini bukan sekadar teknis pengaliran minyak, tetapi juga simbol konsolidasi dan koordinasi yang efektif di tingkat lokal.

Koperasi BPN sendiri berperan sebagai koordinator Badan Usaha Kecil (BUK) di wilayah Jambi. Selama ini, berbagai isu—mulai dari tata kelola hingga sinkronisasi kepentingan—kerap menjadi hambatan dalam optimalisasi produksi. Namun melalui pendekatan kolaboratif, hambatan tersebut perlahan dapat diurai.

“Ini hasil dari kerja bersama dan ketegasan arahan pimpinan,” demikian pesan Djoko Siswanto yang disampaikan dalam laporan tersebut, yang juga menyinggung peran strategis kebijakan dari Kementerian ESDM dalam mendorong percepatan.

Pengaliran minyak ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan produksi (lifting) migas nasional. Dengan skema yang melibatkan koperasi daerah, ada harapan baru bahwa potensi sumur-sumur kecil dan produksi marginal bisa dioptimalkan secara lebih inklusif.

Di tengah tantangan global sektor energi, capaian ini memberikan sinyal positif bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha lokal mampu menghasilkan terobosan nyata. Harapan kini tertuju pada keberlanjutan—agar aliran minyak dari Jambi tidak hanya stabil, tetapi juga terus meningkat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan operasi.

Seruan optimisme pun mengemuka: “Bersama kita bisa. Lifting naik: bisa, bisa, bisa.”