Luar Biasa! Di Hadapan DPR, PetroChina Ungkap Produksi Minyak Melonjak 248 Persen

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com – Di tengah tantangan sektor hulu migas nasional, PetroChina Jabung Ltd mencatat kinerja positif pada produksi minyak dan kondensat. Di hadapan Komisi XII DPR RI, Vice President Business Support PetroChina Jabung Ltd, Alfiani, mengungkapkan bahwa realisasi produksi minyak dan kondensat perusahaan berhasil melampaui target lifting yang ditetapkan dalam APBN.

“Untuk minyak dan kondensat, apabila dibandingkan dengan lifting APBN, kami mencapai 248,48 persen,” ujar Alfiani dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, SKK Migas, dan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Alfiani hadir mendamping Wang Heping, General Manager Jabung.

Capaian tersebut menjadi angin segar bagi upaya pemerintah menjaga produksi migas nasional. Namun, Alfiani mengakui bahwa kinerja gas bumi masih menghadapi tantangan. Hingga saat ini, realisasi produksi gas baru mencapai sekitar 74 persen dari target yang ditetapkan.

Menurutnya, belum optimalnya pencapaian produksi gas bukan disebabkan oleh rendahnya kemampuan produksi lapangan, melainkan adanya gangguan pada infrastruktur penyaluran gas.

“Kami belum mencapai 100 persen untuk gas karena adanya kendala pada pipa TGI pada Januari lalu, sehingga berdampak pada penyaluran dan pencapaian target produksi gas,” jelasnya.

Meski demikian, PetroChina menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan produksi di Wilayah Kerja Jabung. Sejumlah program operasi telah disiapkan sepanjang tahun ini, termasuk pengeboran enam sumur pengembangan (development well), pelaksanaan 11 kegiatan workover, serta 170 kegiatan pemeliharaan sumur (maintenance well).

Selain itu, perusahaan juga terus mengoptimalkan potensi produksi melalui penerapan teknologi pada sumur-sumur yang selama ini tidak aktif (idle wells).

Di sisi fasilitas produksi, PetroChina juga akan melaksanakan penghentian operasi terencana (planned shutdown) untuk penggantian peralatan dan peningkatan keandalan fasilitas. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan operasi jangka panjang dan meminimalkan risiko gangguan produksi di masa mendatang.

“Kami memiliki komitmen untuk tetap menjaga dan mempertahankan produksi sesuai target yang telah ditetapkan,” tegas Alfiani.

Kinerja PetroChina Jabung menjadi salah satu sorotan dalam pembahasan Komisi XII DPR RI terkait upaya peningkatan produksi migas nasional. Di tengah tren penurunan produksi lapangan-lapangan tua dan berbagai tantangan operasional, keberhasilan mempertahankan bahkan melampaui target produksi minyak menjadi modal penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Sementara itu, percepatan penyelesaian kendala infrastruktur penyaluran gas diharapkan dapat mengembalikan kinerja produksi gas ke jalur target pada sisa tahun berjalan. Dengan kombinasi program pengeboran, optimalisasi sumur, dan peningkatan keandalan fasilitas, PetroChina Jabung optimistis dapat terus berkontribusi terhadap pencapaian target lifting migas Indonesia.